Pemdes Girijaya Respons Krisis Pangan dengan 10 Kg Beras

Pemerintahan837 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah menyalurkan tambahan 10 kilogram beras kepada setiap penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Pemberian 10 kilogram beras ini bertujuan untuk membantu mengatasi krisis pangan yang dihadapi oleh masyarakat yang kurang mampu, terutama di tengah musim kemarau panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

“Kami dari Pemdes Girijaya hari ini telah menyalurkan 10 kilogram beras kepada warga yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan semuanya berjalan lancar,” ungkap Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab, kepada media, Senin (02/10/2023).

Kepala Desa menjelaskan bahwa bantuan beras sebanyak 10 kilogram ini sangat membantu warga yang kurang mampu, terutama mengingat tingginya harga beras saat ini.

“Bantuan ini sangat membantu, namun masih banyak warga di desa kami yang belum terdaftar dalam DTKS. Saat ini, ada sekitar 70 orang yang biasanya mendapatkan bantuan beras, namun kini tidak termasuk sebagai penerima manfaat.” kata Kades.

Sementara itu, Mak Adah (55), salah seorang penerima bansos, mengungkapkan rasa syukurnya kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya.

“Bantuan beras ini sangat membantu keluarga kami di tengah kenaikan harga bahan pokok saat ini,” ucapnya.

Adah juga menambahkan bahwa meskipun bersyukur atas bantuan, mereka tetap berharap agar pemerintah dapat menurunkan harga bahan pokok.

“Kami juga merasa prihatin dengan warga yang tidak mendapatkan bansos, mereka harus membeli beras dengan harga yang tinggi,” tutupnya.

 

Laporan: Rudi T

Comment