Paslon Bupati Cianjur Deden – Efa Soroti Perda Ketahanan Pangan dan Pesantren dalam Debat Perdana

Politik913 views

REPUBLIKAN, CIANJUR – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Deden Nasihin dan Efa, mengkritisi kurang maksimalnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) terkait Ketahanan Pangan dan Pondok Pesantren di Cianjur dalam debat perdana Pilkada Cianjur. Debat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut berlangsung di Hotel Sultan Raja Soreang, Kabupaten Bandung. Jumat (25/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut, pasangan nomor urut 3, Deden – Efa, menyoroti pentingnya memperkuat Perda agar lebih optimal, terutama untuk mendukung sektor pesantren di Cianjur yang dikenal sebagai “Kota Santri.”

“Cianjur adalah kota santri. Penting bagi kita untuk memastikan pesantren memiliki daya saing yang kuat. Hal ini harus menjadi tujuan bersama agar pesantren Cianjur mampu berkontribusi secara lebih signifikan,” ungkap Deden.

Deden juga menyoroti bahwa meski Cianjur telah memiliki Perda terkait Pondok Pesantren, namun penerapannya dinilai masih kurang maksimal dan belum operasional. Untuk itu, ia menyatakan komitmennya untuk membuat Peraturan Bupati (Perbup) sebagai langkah teknis pelaksanaan Perda tersebut.

“Kami akan mengeluarkan Perbup terkait pondok pesantren sebagai panduan teknis agar Perda bisa berjalan lebih optimal,” tegas Deden.

Lebih lanjut, pentingnya keberpihakan anggaran untuk mendukung pesantren, dengan pendekatan yang komprehensif dari hulu ke hilir. “Kita harus mengurus pesantren ini dari awal hingga akhir, dengan anggaran yang memadai agar pesantren di Cianjur dapat bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Dengan penguatan Perda dan Perbup serta dukungan anggaran, pasangan Deden – Efa berharap santri-santri di Cianjur mampu berkompetisi dengan santri dari daerah lain. (Widi)

Comment