DPRD Cianjur Dukung Program Makanan Bergizi Gratis, Dorong Kesiapan Daerah

Pemerintahan244 views

REPUBLIKAN, CIANJUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi _Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)_ yang digagas pemerintah pusat. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

Meski telah mulai diterapkan di beberapa wilayah sejak Senin (6/1), Kabupaten Cianjur masih menunggu keputusan resmi dari Badan Pangan Nasional (BPN) sebelum menjalankan program ini.

Wakil Ketua DPRD Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, menegaskan kesiapan pemerintah daerah sangat penting agar pelaksanaan program ini berjalan optimal. “Kami mendukung penuh dan mendorong pemerintah daerah untuk segera mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga saat instruksi dari pemerintah pusat turun, Cianjur sudah siap,” ujarnya, Selasa (7/1).

Menurut Lepi, program ini memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Ia berharap MBG dapat segera diimplementasikan di Cianjur tanpa kendala.

Program MBG ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar kelas 1-3 dari keluarga kurang mampu, anak-anak dengan gizi buruk atau stunting, serta ibu hamil dan menyusui dari keluarga miskin.

Namun, Lepi juga mendorong agar cakupan program ini diperluas hingga seluruh siswa sekolah dasar dan menengah di Cianjur. “Di Kabupaten Cianjur terdapat 1.235 SD, 231 MI, 407 SMP, dan 160 MTs dengan total 417.024 siswa. Selain kelompok sasaran utama, kami berharap semua siswa SD/MI dan SMP/MTs bisa mendapatkan manfaat dari program ini,” tuturnya.

Lebih jauh, Lepi, program MBG tidak hanya menjadi solusi bagi masalah gizi buruk, tetapi juga berperan dalam pencegahan gangguan gizi di masa depan. Ia mendorong agar pemerintah daerah memaksimalkan sumber daya yang ada, baik dari segi anggaran maupun infrastruktur, untuk memastikan kelancaran distribusi makanan bergizi.

Pelaksanaan program ini juga perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat luas agar mereka memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi. Kesadaran bersama dinilai krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara optimal.

“Kesuksesan program ini diharapkan tidak hanya menciptakan generasi yang lebih sehat, tetapi juga menjadi model bagi daerah lain dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkas Lepi.   (Widi).

Comment