Koesroyo: The Last Man Standing Tayang di Bandung, Penonton Netra Ditemani Teman Bisik

Ragam206 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Dokumenter tentang sosok legendaris musik Indonesia, Yok Koeswoyo bertajuk Koesroyo: The Last Man Standing resmi diputar di Bandung dalam rangkaian roadshow perayaan film tersebut. Acara ini digelar Sabtu (18/10/2025) di CGV 23Paskal, Bandung, pukul 13.00–15.30 WIB.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Ceritera Nusantara Nawasena, Voluntrip by Kitabisa, Kitabisa Experience, dan Buah Tangan Kanan, yang mengusung konsep inklusif untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas netra.

Dokumenter berdurasi 61 menit ini disutradarai oleh Linda Ochy, diproduseri oleh Andhy Pulung, dan naskah ditulis oleh Astri Apriyani. Film ini mengangkat kisah hidup satu-satunya anggota Koes Bersaudara/Koes Plus yang masih hidup, Koesroyo Koeswoyo atau lebih dikenal sebagai Yok Koeswoyo.

Penonton diajak menyelami sisi pribadi Yok Koeswoyo yang selama ini jarang diketahui publik, mulai dari kisah keluarganya, makna lagu-lagu ciptaannya, hingga pengalaman hidup sebagai musisi yang pernah dipenjara di era Orde Lama dan menjadi bagian dari jaringan intelijen negara.

Yang menarik, dalam pemutaran film ini, panitia menghadirkan konsep “teman bisik”, yakni relawan yang mendampingi penonton netra dengan mendeskripsikan adegan film secara langsung. Hal ini memungkinkan para penyandang disabilitas netra tetap dapat menikmati kisah inspiratif perjalanan Koesroyo.

Turut hadir dalam dokumenter ini, sejumlah tokoh yang dekat dengan Yok Koeswoyo seperti Sari Koeswoyo, Michelle Koeswoyo, David Tarigan, Hilmar Farid, Ais Suhana, Dewa Indra, serta para penggemar setia Koes Plus.

Roadshow Koesroyo: The Last Man Standing ini sebelumnya telah digelar di beberapa kota besar di Indonesia. Bandung menjadi kota keempat dalam rangkaian perayaan yang bertujuan menghidupkan kembali semangat musik legendaris tanah air melalui cara yang hangat dan inklusif.[R]

Comment