Sejumlah Titik Longsor Ancam Akses Warga Sukabumi, PU Siapkan Perbaikan Bertahap

Pemerintahan12 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menyoroti sejumlah titik longsor yang mengganggu akses warga di beberapa wilayah. Kepala Dinas PU Sukabumi, Uus Pirdaus, menyebut titik rawan longsor tersebar di perbatasan Parungkuda dan Bojonggenteng, tepatnya di ruas Babakanjaya–Bojonglongok, serta di Sukatani dan Cipamatutan.

“Sukatani bagian kanan yang masuk Bojonggenteng, serta di Cianten, Kecamatan Kabandungan, sebelah kanan,” jelasnya.

Selain itu, Asep dari Dinas PU menambahkan adanya longsoran di jalur alternatif Tenjo Ayu–Purwasari pada STA 1+100. Longsoran tersebut diduga akibat getaran dari pekerjaan sebelumnya.

“Sebagian ruas jalan Insyaallah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026, sementara yang belum tertangani kita perjuangkan untuk tahun 2027 melalui koordinasi baik dari berbagai pihak,” tuturnya.

Terkait teknis, Asep menjelaskan metode perbaikan akan menyesuaikan kondisi lapangan dengan kombinasi betonisasi dan pengaspalan.
“Kalau drainasenya jelek, kami usahakan betonisasi. Kalau drainasenya memungkinkan, kami lakukan pengaspalan,” katanya.

Untuk penanganan longsor, salah satu titik sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) dan akan mengacu pada rekomendasi konsultan. Titik lain masih menunggu kajian teknis.

UPTD PU Wilayah III Cicurug juga mengusulkan pembangunan dua jembatan, yakni Jembatan Kompa dan Cipamatutan. “Jembatan juga ada dua yang sudah kita DED-kan, Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Mudah-mudahan, dapat dilaksanakan tahun ini atau tahun berikutnya bila anggarannya ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PU Jampangkulon, Yudi Kuswandi, menyampaikan pihaknya melakukan pemasangan plat beton pada Kamis (22/1/2026) sebagai solusi cepat. “Untuk perbaikan permanen, kami sudah mengusulkan kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Yudi berharap langkah sementara ini bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga aktivitas warga tetap berjalan. Ia juga mengimbau pengguna jalan berhati-hati saat melintas.

Di sisi lain, Kabag TU UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amelia, menegaskan perbaikan jalan dilakukan agar kualitas sesuai spesifikasi teknis. Ruas Mekarjaya–Tagoglalay yang diperbaiki sepanjang 825 meter menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025 senilai Rp924,9 juta.

“Panjang keseluruhan yang ditangani 825 meter, dan titik yang rusak sudah diperbaiki kembali. Kami tetap melakukan pengawasan agar hasil pekerjaan sesuai harapan masyarakat,” kata Ami.

UPTD PU Sagaranten juga mengajak masyarakat ikut mengawasi proyek infrastruktur dan melaporkan bila ada masalah di lapangan. (R)

 

Comment