Camat Parungkuda Apresiasi Pesta Siaga Perkemahan Pramuka, Ajak Manfaatkan Teknologi Secara Positif

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Penutupan Pesta Siaga dan Perkemahan Penggalang se-Kwartir Ranting Parungkuda tahun 2026 digelar di Museum Palagan Perjuangan 1945 Bojongkokosan, Jumat (15/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT Pramuka ke-65 dan berlangsung meriah dengan dukungan penuh masyarakat serta jajaran pemerintahan. Jumat (14/8/2026).

Camat Parungkuda, Hasanudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Harapannya tentu membentuk generasi muda yang luar biasa sebagai sokongan terhadap Indonesia Emas 2045. Teknologi memang punya plus minus, tapi anak-anak harus bisa memanfaatkan sisi baiknya dan menjauhi hal-hal negatif seperti obat terlarang dan kenakalan remaja,” ujarnya.

Ia juga memberikan ucapan selamat atas HUT Pramuka ke-65 dan berharap kegiatan di Parungkuda semakin maju serta memberi manfaat bagi masyarakat. 

Panitia pelaksana, Pandi Apandi, bersyukur kegiatan berjalan lancar. “Alhamdulillah penutupan HUT Pramuka ke-65 di Kuartir Ranting Parungkuda berjalan aman dan terkendali. Terima kasih kepada Kak Mabiran, Purkomicam, dan semua undangan yang hadir. Peserta mengikuti dari awal sampai akhir dengan penuh semangat, mudah-mudahan ini jadi pendidikan karakter bagi anak-anak,” kata Pandi.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi garda terdepan di masa depan.

Kegiatan yang digelar di Palagan Bojongkokosan memiliki makna khusus.

“Palagan hanya ada dua di Indonesia, di Sukabumi dan Ambarawa. Semoga masyarakat bisa memaknai perjuangan para pahlawan yang gugur di medan perang. Anak-anak Pramuka harus meneladani semangat itu, berjuang dengan sungguh-sungguh dalam pendidikan,” ujar panitia.

Prosesi di lokasi bersejarah ini menjadi pengingat bahwa pengabdian Pramuka tidak lepas dari nilai perjuangan bangsa.

Penutupan pesta siaga dan perkemahan penggalang di Parungkuda menjadi bukti nyata semangat kebersamaan. Dukungan pemerintah, panitia, dan masyarakat diharapkan melahirkan generasi muda yang berkarakter, sehat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Bud)

 

Comment