Dandim 0607/Kota Sukabumi Resmikan Sumur Bor di Desa Warnajati Cibadak

Militer, Sosial18 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri, S.H., M.Han bersama Kepala Desa Warnajati dan Danramil meresmikan sumur bor di Kampung Nyalindung, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Senin (24/8/2026).

Beny Syafri menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program nasional yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto melalui Kodim 0607/Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah pada hari ini saya beserta Pak Kades Warnajati, Pak Danramil baru selesai melaksanakan peresmian sumur bor di Kampung Nyalindung. Harapannya sumur bor ini dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari dan dijaga agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama,” ujar Beny Syafri kepada republikan.co.

Selain sumur bor, Kodim 0607/Kota Sukabumi juga melaksanakan pembangunan jembatan. Hingga kini sudah beroperasi lima jembatan dalam waktu sekitar 60 hari pembangunan. Pada akhir bulan ini, jembatan ke-6 di wilayah Sukaraja akan diresmikan.

Program nasional lainnya mencakup pembangunan sumur bor di wilayah Koramil Sukaraja serta rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih yang masih dalam tahap pencarian lahan.

Melalui program nasional ini, Kodim 0607/Kota Sukabumi berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan, baik berupa akses air bersih maupun infrastruktur jembatan, sekaligus menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Dandim juga mengingatkan masyarakat terkait ancaman kebakaran lahan akibat kemarau panjang.

“Kami dari Kodim 0607 Kota Sukabumi terus memberikan sosialisasi agar warga tidak membakar lahan sembarangan atau membuang puntung rokok sembarangan. Di wilayah lain sudah banyak lahan terbakar karena kelalaian. Harapan kami masyarakat bisa menjaga wilayah masing-masing agar terhindar dari bahaya kebakaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Warnajati Hilmi menyampaikan terima kasih atas dukungan Kodim 0607/Kota Sukabumi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dandim yang memfasilitasi sehingga kegiatan sumur bor ini bisa terlaksana. Ini sangat bermanfaat bagi warga saat musim kemarau, khususnya di RW 7 yang sering kekurangan air bersih. Mudah-mudahan jasa Bapak bisa dikenang selamanya oleh kami di sini karena air bersih merupakan kebutuhan dasar,” kata Hilmi.

Hilmi menambahkan, di RW 7 terdapat sekitar 300 kepala keluarga. Ke depan, air dari sumur bor ini juga direncanakan disalurkan ke RT di RW 6 yang memiliki elevasi tinggi dan membutuhkan pasokan air bersih.

Sebelum adanya sumur bor, warga mengandalkan PAMSIMAS. Namun saat musim kemarau, layanan terbatas karena harus dilakukan pembagian jadwal. Dengan adanya sumur bor baru, kebutuhan air bersih warga kini bisa terpenuhi tanpa pembagian waktu.

“Mudah-mudahan kami bisa melanjutkan program ini bersama masyarakat agar akses air bersih semakin luas,” tandasnya.   (Bud)

Comment