Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat Apresiasi Tenun Buhun Gadod Khas Majalengka

Politik935 views

REPUBLIKAN, Bandung – Sejatinya warga Kabupaten Majalengka patut berbangga, pasalnya selama ini punya sesuatu yang khas – Tenun Gadod. Tenun Gadod adalah kain yang dibuat dari bahan kapas honje yang ditenun menjadi busana sehari-hari. Adanya di Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, Majalengka, Jawa Barat. Saat ini perajin Tenun Gadod menurut BPNB (Balai Pelestarian Nilai Budaya) Provinsi Jabar, diketahui hanya ada 5 orang saja, salah satunya Emak Maya (80).

Konon, Tenun Gadod yang berarti kuat dan tebal ini dibuat dengan menggunakan kapas alit alias kapas Jepang. Namun karena kapas tersebut sudah sangat sulit alias tidak ditemukan lagi di Desa Nunuk, perajin berimprovisasi memakai kapas honje demi membuat Tenun Gadod, hingga saat ini. Cara pembuatan, corak, dan proses pewarnaan alami yang bersumber dari tradisi masyarakat setempat, termasuk beberapa pantangan dalam hal pembuatannya, menjadikan produk Tenun Gadod ini terbilang unik dan khas.

“Sejak ramai keprihatinan pemberitaan tenun gadod pada 2021, saya tahu kini Bupati Majalengka dan dinas terkait sedang berupaya merevitalisasi budaya lokal yang khas ini. Tenun ini katanya ada sejak jaman penjajahan Jepang. Kala itu warga Desa Nunuk Baru dan sekitarnya tak kekurangan sandang. Mereka bertahan dengan produk tenun sendiri,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat, SH, MH, sekaligus Ketua DPRD Jabar yang berasal dari Dapil XI meliputi Kabupaten Subang, kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka.

Lebih jauh menurut Taufik Hidayat, ia berharap dengan munculnya aneka keprihatinan akan nasib atau masa depan Tenun Gadod pada tahun 2021:

“Ini momentum baik, semoga makin banyak perhatian untuk me-revitalisasi tenun gadod sebagai warisan budaya yang punya nilai ekonomi cukup tinggi. Termasuk tempatnya di Desa Nunuk Baru. dapat juga dijadikan sebagai obyek wisata kepariwisataan. Saya kira selama ini sudah terjadi, tinggal secara bersama kita benahi, pertahankan dan kembangkan” pungkasnya.[red]

Comment