Solidaritas Untuk Calon Mahasiswa Baru Universitas Indonesia

Edukasi, Politik1,093 views

REPUBLIKAN – Dari 2.049 calon mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 700-800 orang dikabarkan mengadukan keberatan mengenai Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang ditetapkan. Bahkan beberapa di antaranya mengajukan pengunduran diri.

“Walaupun Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu kampus favorit pilihan calon mahasiswa baru seluruh Indonesia, tetap saja biaya pendidikan tertinggi yang ditetapkan UI sebesar Rp17,5-Rp20 juta untuk mahasiswa baru tahun 2023 terasa masih terlalu mahal bagi sebagian kalangan,” tegas Furqan AMC, Ketua DPP PSI (Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia).

“PSI sangat mengapresiasi sikap ratusan calon mahasiswa baru UI yang bersuara memprotes biaya kuliah mahal tersebut, karena sikap tersebut adalah sikap kepeloporan dalam memperjuangkan hak pendidikan di Republik ini,” tambah Furqan.

Lebih lanjut Furqan menjelaskan “Tidak hanya calon mahasiswa baru UI yang merasa keberatan dengan biaya kuliah, saya yakin mayoritas calon mahasiswa baru yang mendaftar ke berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia juga merasakan hal yang sama. Biaya kuliah terasa semakin hari semakin mahal.”

“Suara calon mahasiswa baru UI adalah suara mayoritas calon mahasiswa baru seluruh Indonesia,” tegas Furqan.

Menurut Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang, tahun 2023 biaya kuliah di UI disatukan ke dalam 11 kelas dengan besaran Rp0-17,5 juta untuk prodi soshum dan Rp0-20 juta untuk prodi saintekes (saintek dan ilmu kesehatan).

Biaya kuliah UI tersebut dituangkan melalui Surat Keuputusan (SK) Nomor 402/SK/R/UI/2023 tentang Tarif Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Jalur Nasional yang diterbutkan 16 April 2023.

Padahal tahun-tahun sebelumnya biaya kuliah di UI dikelompokkan ke dalam BOP-berkeadilan dan BOP-pilihan.

Pada BOP berkeadilan, Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp0-5 juta untuk prodi soshum dan Rp 0-7,5 juta untuk prodi saintek dan ilmu kesehatan.

Sementara BOP-pilihan ada pada rentang Rp7,5-17,5 juta untuk soshum dan Rp 10-20 juta untuk saintek dan ilmu kesehatan.[r]

Comment