Anggota DPRD Jabar Enjang Tedi Dorong Literasi Digital dalam Peringatan Hari Literasi Internasional

Politik791 views

REPUBLIKAN – Setiap tahunnya pada tanggal 8 September menandai peringatan Hari Aksara Internasional atau Hari Literasi Internasional. Di tahun 2023, peringatan ini memiliki tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman kita saat ini.

Dilansir dari website resmi UNESCO.org, tema resmi Hari Literasi Internasional tahun 2023 adalah ‘Promoting literacy for a world in transition: Building the foundation for sustainable and peaceful societies’ atau ‘Memajukan literasi untuk dunia dalam perubahan: Membangun landasan untuk masyarakat yang berkelanjutan dan perdamaian’. Tema ini mencerminkan urgensi untuk mempromosikan literasi dalam konteks dunia yang terus berubah.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, H. Enjang Tedi SSos, MSos, menjelaskan, Hari Literasi Internasional bertujuan mempromosikan dan meningkatkan literasi sebagai hak asasi manusia yang sangat fundamental.

“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami sesuatu, memiliki kemampuan mengidentifikasi serta mampu berkomunikasi dalam berbagai struktur .”tutur Enjang Tedi, Jum’at, (8/9/2023).

Menurut Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat Enjang Tedi, Hari Literasi Internasional bukan hanya sekedar peringatan, tetapi juga kesempatan untuk menghargai beragam bentuk literasi dan mempromosikan pendidikan secara inklusif.

“Tujuan ini sangat penting agar setiap individu, tanpa memedulikan latar belakang atau kemampuan mereka, dapat menggali potensi literasi mereka secara maksimal,” tambah Enjang Tedi.

Enjang Tedi Anggota Fraksi PAN DPRD Jawa Barat juga mengungkapkan bahwa pada era digital yang dipenuhi oleh teknologi dan informasi, literasi tidak lagi terbatas pada keterampilan konvensional.

Menurut Enjang Tedi, Literasi juga meliputi keterampilan digital yang sangat penting dalam masyarakat yang semakin terhubung secara digital.

“Kini, literasi melibatkan kemampuan untuk memproses informasi dalam beragam format, seperti teks, gambar, video, dan suara,” kata Enjang Tedi.

Kemajuan teknologi telah mengubah definisi literasi menjadi lebih luas dan kompleks. “Kemampuan ini menjadi kunci dalam memahami dunia yang semakin terhubung secara digital”,Pungkas Enjang Tedi.[R]

Comment