Polda Jabar Resmikan Sumur Bor di RW 06 Desa Cihanjuang Rahayu, Warga Tak Perlu Lagi Beli Air Bersih

Polri234 views

REPUBLIKAN, Bandung Barat – Warga kampung tutugan terpaksa membeli air dari sumur bor warga seharga Rp15 ribu per jam, ini akibat Imbas kekeringan yang terjadi di Kampung Tutugan, RT 03/06, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Mendengar laporan keluhan warga tersebut, Polres Cimahi bergerak cepat membuatkan sumur bor untuk mengatasi permasalahan air bersih bagi warga yang terdampak.

Ketua RW 06 Kampung Tutugan, Santi Sartika mengatakan, keberadaan sumur bor yang dibuat Polres Cimahi dengan inisiasi Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono nantinya akan dialirkan langsung ke masyarakat.

“Ada empat RT terdampak semua, semuanya ada 400 kepala keluarga lebih tapi yang terdampak sekitar 80 kepala keluarga,” terang Santi di lokasi, Senin (11/9/2023).

Setiap tahun terjadi kekeringan, dia menuturkan, biasanya warga memanfaatkan aliran air dari mata air. Namun, untuk musim kemarau kali ini, debit air mengalami penurunan dan bahkan turut kering.

“Sudah lebih tiga bulan kita mengalami kekeringan dan yang 80 (kepala keluarga) ini urgent sekali makanya kita minta bantuan sama Pak Kapolres Cimahi,” ungkapnya.

Dibeberkan Santi, selama kemarau ini, warga membeli air dari tetangga yang memiliki sumur bor. “Itu satu jamnya Rp15 ribu. Dari situlah kita sebagai pengurus tergerak kasihanlah kalau warga terus mengeluarkan uang,” katanya.

Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono menyampaikan, Polres Cimahi, Polda Jabar, bersama tim dan pihak-pihak keamanan termasuk TNI akan melaksanakan pengamanan dengan baik menjaga keberlangsungan sumber air bersih.

“Alhamdulillah ini kami laksanakan dalam rangka lomba Kapolri dimana kita tahun hari ini perubahan cuaca atau iklim tak menentu, hari ini dampak kekeringan melanda di seluruh Indonesia termasuk di Bandung Barat,” ujarnya.

Mendengar langsung aspirasi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih melalui WA Lapor Pak Kapolres, dia menuturkan, Polres Cimahi dengan sigap ambil tindakan penyelesaian masalah.

“Alhamdulillah hari ini diresmikan sumur bor. Nantinya sumur bor ini dapat memberikan aliran bagi 80 KK,” imbuhnya.

Terkait wilayah lainnya di wilayah hukum Polres Cimahi yang mengalami kekeringan dan kekurangan pasokan air bersih, dia menegaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintahan daerah, TNI, serta DPRD untuk melakukan peninjauan langsung.

“Untuk nanti mengecek titik-titik mana yang kira-kira masih mengalami kekeringan. Ini sangat penting karena air merupakan sumber kehidupan,” pungkasnya.

Dalam peresmian sumur bor di Kp. Tutugan RT 03/06, Desa Cihanjuang Rahayu, Parongpong, KBB, hadir pula Waka Polda Jabar, Brigjen Pol Bariza Sulfi dan Pejabat Utama Polda Jabar.

Waka Polda Jabar, Brigjen Pol Bariza Sulfi memaparkan, dengan kondisi kekeringan yang melanda seluruh Indonesia, Polri peduli lingkungan pembangunan sumur bor salah satunya di wilayah Cihanjuang Rahayu, Parongpong.

“Kami harap warga dapat menjaga dan memelihara apa yang sudah Polri berikan contohnya sumur bor yang telah di bangun di Kampung Tutugan, Bandung Barat ini,” tuturnya.[R]

Comment