Keterbatasan Tak Menghalangi, Pengusaha dan Guru Pemulung Bersatu dalam Harapan

Sosial404 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Di tengah gemerlap kehidupan, kisah inspiratif seorang guru yang juga seorang pemulung, Pak Alvi (56), menjadi sorotan. Tingginya semangat dan tekadnya dalam mengatasi keterbatasan demi kehidupan keluarganya menggugah hati banyak orang.

Pak Enda (42), seorang pengusaha pengumpul barang bekas di Wilayah Kampung Bantarmuncang, merangkul kebaikan dengan membantu Pak Guru Alvi. Alvi, yang berjuang sendiri setelah kehilangan istri tercinta, tak pernah menyerah. Meski dalam kesulitan keuangan, ia tetap tegar dalam melangkah.

“Alvi adalah salah satu dari sedikit orang yang selalu jujur dan tak pernah menunggak saat berurusan dengan pinjaman. Saya senang bisa membantu kebutuhannya, terutama dalam hal transportasi untuk mengajar di Kota Sukabumi,” ucap Enda dengan penuh apresiasi.

Dalam kebersamaan mereka, Enda mengungkapkan kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi Alvi yang penuh perjuangan. Kehadiran Alvi sebagai pelaku pemulung barang bekas menjadi solusi untuk menyambung hidup setelah kepergian sang istri.

“Ketika Alvi membutuhkan dana untuk kebutuhan keluarga atau untuk pergi mengajar, dia tak segan meminta pinjaman kepada saya. Namun, luar biasanya, Alvi selalu membayar hutangnya dengan hasil jerih payah dari barang bekas yang dikumpulkannya,” tambah Enda.

Dalam sebuah harapan yang tulus, Enda berharap agar ada tangan-tangan baik yang bersedia membantu keluarga Pak Guru Alvi. “Semoga ada yang dapat membantu Pak Guru. Guru adalah pelita di dalam kegelapan, memberikan cahaya kepada kita semua,” ujarnya penuh harap.

Kisah kebaikan Pak Alvi menggarisbawahi semangat pantang menyerah dan kepedulian di tengah kehidupan yang tak mudah. Sebuah cermin kebaikan yang seharusnya memotivasi kita semua untuk pedulipada sesama.

(Rudi T)

Comment