TURTEN Piala PELTI Jabar 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan dan Uji Kesiapan Porprov

Ragam113 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Turnamen TURTEN Piala PELTI Jawa Barat 2026 resmi dibuka di Kota Bandung, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan atlet tenis sekaligus memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Jawa Barat.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua KONI Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. H.M. Budiana, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Dr. Heri Antasari, S.T., MTDev, serta jajaran unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan olahraga lainnya.

Turut hadir pula perwakilan Kapolda Jawa Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung H. Sigit Iskandar, S.IP., MM., Ketua KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi, M.Pd., serta perwakilan institusi, sponsor, dan pengurus PELTI kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Ketua Umum Pengprov PELTI Jawa Barat, Kolonel Infanteri M. Arief Suryandaru, dalam sambutannya menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis dalam pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.

“Melalui turnamen ini, kami berharap lahir atlet-atlet tenis berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan TURTEN Piala PELTI Jawa Barat merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan tenis secara berkelanjutan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar-pengurus PELTI kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, khususnya Arta Graha Peduli dan Bank Artha Graha Internasional, yang telah memberikan dukungan besar terhadap terselenggaranya turnamen ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung serta jajaran Kodam yang telah membantu fasilitas dan persiapan kegiatan.

Menurutnya, persiapan turnamen ini telah dimulai sejak sekitar dua bulan lalu dengan dua tantangan utama, yakni keterbatasan anggaran dan partisipasi peserta. Namun, berkat dukungan berbagai pihak, turnamen ini berhasil menghadirkan 22 tim dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Awalnya saya pesimis karena jarak antar daerah cukup jauh, tetapi alhamdulillah antusiasme peserta luar biasa. Ini bukti komitmen para pengurus di daerah dalam memajukan tenis,” katanya.

Arief juga menyinggung tantangan yang dihadapi para pengurus olahraga di daerah, yang harus berjuang keras dalam mengembangkan organisasi dan pembinaan atlet. Ia berharap ke depan turnamen seperti ini dapat digelar secara rutin, baik di Bandung maupun di daerah lainnya.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang direncanakan berlangsung sekitar November mendatang. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur tenis di Jawa Barat.

“Turnamen ini bisa menjadi alat ukur kesiapan daerah dalam menghadapi Porprov. Kami juga berharap ada peningkatan fasilitas tenis agar pembinaan atlet semakin optimal,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, turnamen mempertandingkan tiga kategori, yakni nomor ASN/TNI/Polri, nomor prestasi, dan nomor pengurus (gold). Ketiga kategori tersebut dirancang untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan atlet secara menyeluruh.

Ia juga mengingatkan bahwa pengurus PELTI di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan olahraga tenis di wilayah masing-masing, baik dari sisi pembinaan maupun peningkatan prestasi.

Turnamen TURTEN Piala PELTI Jawa Barat 2026 diikuti oleh atlet dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Bogor, Purwakarta, Bandung Barat, Majalengka, Kota Banjar, Kuningan, Cimahi, Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang, Bekasi, Garut, Cirebon, Sukabumi, Karawang, Subang, Kota Bandung, hingga Pangandaran.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar-atlet dan insan olahraga di Jawa Barat.

Menutup sambutannya, Arief menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen, sekaligus memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.

Dengan digelarnya TURTEN Piala PELTI Jawa Barat 2026, olahraga tenis diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Jawa Barat di masa mendatang. [R]

Comment