Inaugurasi REVOSA 25 USB YPKP Soroti Peran Anak Muda Menuju Indonesia 2045

Edukasi91 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Universitas Sangga Buana YPKP (USB YPKP) menggelar kuliah umum dalam rangkaian Inaugurasi REVOSA 25 sebagai agenda pembuka bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus USB YPKP ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, serta ratusan mahasiswa baru dari berbagai fakultas, Kamis (29/1/2026)

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Menuju Indonesia 2045: Anak Muda, Demokrasi, dan Pertahanan Bangsa”, dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya Rocky Gerung, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Refly Harun, Dr. H.M.S. Kaban, serta Gde Siriana Yusuf. Diskusi dipandu oleh jurnalis senior Hersubeno Arief.

Ketua Yayasan USB YPKP, Dr. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFRA, CHRM, dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa Inaugurasi REVOSA 25 bukan sekadar seremoni penerimaan mahasiswa baru, melainkan ruang intelektual untuk merawat nalar, karakter, dan tanggung jawab kebangsaan generasi muda.

“Tahun 2045 bukan sekadar angka, tetapi momentum penentuan apakah Indonesia mampu menjadi negara maju, berdaulat, dan bermartabat,” ujar Ricky Agusiady.

Ia menyoroti pentingnya bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 68 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif pada rentang 2020–2035. Namun, menurutnya, bonus tersebut tidak otomatis menjadi berkah tanpa pembinaan yang tepat.

“Tanpa kualitas pendidikan, literasi demokrasi, dan karakter kebangsaan yang kuat, bonus demografi justru bisa berubah menjadi musibah,” tegasnya.

Ricky menekankan bahwa anak muda bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama demokrasi dan pertahanan bangsa. Pertahanan negara, kata dia, tidak semata soal kekuatan militer, melainkan juga ketahanan ideologi, ekonomi, sosial, dan budaya.

Kuliah umum ini dinilai relevan karena menghadirkan perspektif lintas disiplin dari akademisi, praktisi, dan pemikir kebangsaan untuk mengingatkan bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud melalui pengelolaan bonus demografi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Sementara itu, Rektor USB YPKP Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si, dalam sambutannya menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta daya saing.

“Ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga hadir dalam bentuk hoaks, radikalisme, perpecahan, dan ketertinggalan teknologi. Semua itu hanya bisa dihadapi oleh generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Didin.

Ia mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa studi di perguruan tinggi dengan sebaik-baiknya, membangun prestasi, menjaga etika, serta aktif dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

“Kami berharap kuliah umum ini memberi wawasan strategis bagi mahasiswa tentang peran anak muda dalam menjaga dan memperkuat bangsa,” tambahnya.

Kegiatan Inaugurasi REVOSA 25 mengajak agar mahasiswa baru menjadikan momentum ini sebagai awal komitmen intelektual dan moral untuk berkontribusi nyata bagi demokrasi dan pertahanan bangsa menuju Indonesia 2045.[R]

Comment