Peringatan Hardiknas 2023, Rafael Situmorang DPRD Jabar: Tak Ada Lagi Sekolah Yang Menahan Ijazah

Politik943 views

REPUBLIKAN, Bandung – Bertepatan Hari Pendidikan Nasional 2023, Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang menyampaikan ucapan selamat dan harapannya. Tahun ini, tema yang diangkat adalah Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar.

“Selamat memeringati Hari Pendidikan Nasional bagi segenap insan pendidikan. Dengan semangat Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia dapat terus kita wujudkan,” ujar Rafael, Selasa (2/5/2023).

Rafael mengatakan, sekolah tidak boleh menahan ijazah dengan alasan apapun, karena sekolah juga mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti BOS, BPMU, PIP dan bantuan lainnya.

“Harus ada tidakan tegas dari dinas terhadap sekolah yang menahan ijazah,” ungkapnya.

Praktik penahanan ijazah tetap saja terjadi meski sudah ada larangan keras dari Gubernur Jawa Barat. Ridwan Kamil menegaskan, pihak sekolah tidak boleh menahan ijazah siswanya dengan alasan apapun.

Bahkan ia melalui Dinas Pendidikan sudah menginstruksikan untuk membebaskan kepada siswa keluarga kurang mampu.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan bahwa pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan sektor pendidikan.

“Pendidikan yang dapat dirasakan semua pihak merupakan amanat dari konstitusi negara. Dengan pendidikan yang merata dan berkualitas, ini akan merangsang peningkatan indeks Sumber Daya Manusia Indonesia yang mampu bersaing secara global,” ungkapnya.

Pendidikan saat ini harus mampu menjawab tantangan global yang semakin kompleks dan beragam. Dalam era digitalisasi dan inovasi teknologi yang semakin maju, pendidikan harus mampu mempersiapkan siswa untuk menghadapi perubahan global yang terus berlangsung.

Di samping itu, peserta didik harus dilengkapi dengan keterampilan yang diperlukan untuk memahami, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin beragam.

“Pendidikan yang inovatif dan kreatif perlu diimplementasikan, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi,” tuturnya.

Rafael mengajak segenap insan untuk terus menyukseskan Merdeka Belajar yang bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih program dan metode pembelajaran yang sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan mereka, sehingga dapat membantu siswa mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

“Merdeka Belajar diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih program dan metode pembelajaran, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan potensi siswa secara maksimal, serta menghasilkan generasi yang lebih mandiri, kreatif, dan inovatif,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei di Indonesia, untuk memperingati lahirnya Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pendidikan Indonesia yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara juga memperjuangkan pendidikan yang berbasis budaya lokal. Ia menganggap bahwa pendidikan harus menghargai dan mempromosikan budaya dan nilai-nilai lokal. Dalam pandangannya, pendidikan harus memberikan nilai-nilai yang relevan dengan kebutuhan dan realitas lokal.[r]

Comment