Heri Gunawan Dorong Sosialisasi Pemilu, Sebut Pemilu 2024 Sukses Tapi Masih Banyak PR

Politik1,231 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan (Hergun), mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Hal itu Hergun sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan yang digelar di Hotel Horison Sukabumi, Sabtu (21/6/2025).

Menurut Hergun kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat soal pemilu dan mendorong partisipasi yang lebih tinggi pada Pemilu 2029 nanti. “Partisipasi yang tinggi dan pemilu yang adil jadi kunci demokrasi yang sehat,” kata Gergun dalam sambutannya.

Hergun menjelaskan, Indonesia sudah memiliki dasar hukum yang kuat dalam hal penyelenggaraan pemilu, yakni UUD 1945, UU No. 7 Tahun 2017, dan UU No. 10 Tahun 2016. Asas pemilu seperti langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil menjadi prinsip utama.

Dalam pelaksanaannya, pemilu dijalankan oleh KPU, Bawaslu, dan DKPP dengan total penyelenggara mencapai lebih dari 6 juta orang di seluruh Indonesia. “Masyarakat juga bisa ikut jadi penyelenggara, asalkan memenuhi syarat usia, pendidikan, dan bukan bagian dari partai politik,” ujarnya.

Hergun juga membeberkan data Pemilu 2024. Total DPT mencapai lebih dari 204 juta pemilih, dengan 822 ribu lebih TPS, serta diikuti 24 partai politik. Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon, dan pasangan Prabowo-Gibran keluar sebagai pemenang dengan 58,59% suara sah.

Meski pemilu dinilai berhasil, Hergun tak menutup mata masih banyak masalah yang terjadi. Mulai dari pelanggaran administratif, politik uang, intimidasi, hingga rekap elektronik yang keliru. Akibatnya, lebih dari seribu TPS harus menggelar pemungutan suara ulang.

“Penting untuk terus edukasi pemilih agar jadi pemilih cerdas, bukan karena iming-iming uang atau tekanan,” tegasnya.

Hergun Legislator dari Partai Gerindra untuk Dapil Jabar IV Kota/Kabupaten Sukabumi ini pada Pemilu tahun 2024 meraih sebanyak 91.748 suara sehingga lolos ke Senayan untuk ketiga kalinya. Terkait Pilkada 2024, Heri menyebut masih ditemukan pelanggaran serupa. Dari 545 daerah yang menggelar pilkada, 310 hasilnya digugat ke MK, dan 24 di antaranya harus mengulang pemungutan suara.

Hergun berharap, kegiatan sosialisasi semacam ini terus diperbanyak, agar kualitas pemilu makin baik dan demokrasi di Indonesia makin matang. “Partisipasi dalam pemilu adalah bentuk cinta tanah air. Mari kita jaga bersama-sama,” tutup Hergun.     (Dev).

Comment