Rio, Bocah Terlantar di Sukabumi Kini Tinggal di Pesantren NUMU

Sosial232 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Rio, bocah 11 tahun asal Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menemukan tempat tinggal yang layak setelah sempat hidup terlunta-lunta. Kini, ia tinggal di Pesantren NUMU yang diasuh oleh Ustadz Pitung Muda atau Ustadz Nurdin Pranika.

Sebelumnya, Rio mengalami masa sulit. Ia ditolak oleh keluarga kandung dan sempat tidur di masjid serta lapangan karena tidak punya rumah. Pada Juni 2025, Rio diamankan warga karena diduga mencoba mengambil kotak amal akibat kelaparan. Ia sempat dititipkan ke Dinas Sosial, namun ditolak karena berkasnya tidak lengkap.

Kisah Rio sempat viral dan bahkan muncul rencana bahwa ia akan diangkat anak oleh Wakil Bupati Sukabumi. Namun, rencana itu batal.

Setelah empat bulan berlalu, Rio kini hidup lebih baik di Pesantren NUMU. Pesantren ini dikenal sebagai tempat pendidikan gratis bagi anak yatim, dhuafa, dan anak-anak yang kurang beruntung.

“Alhamdulillah, Rio anaknya rajin dan cepat belajar. Dia suka bikin layangan dan anak panah. Kami berusaha mendidik dan merawatnya dengan ikhlas,” kata Ustadz Pitung Muda.

Di pesantren tersebut, semua kebutuhan santri ditanggung, mulai dari makan, pakaian, hingga kitab mengaji. Rio kini tumbuh lebih percaya diri dan punya semangat baru untuk masa depannya.

(Bud).

Comment