Upacara Hari Juang Siliwangi Diundur, Masyarakat Parungkuda Layangkan Penolakan

Ragam274 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Rencana pemindahan tanggal Upacara peringatan Hari Juang Siliwangi dari 9 Desember ke 11 Desember 2025 menuai penolakan dari masyarakat. Aliansi Masyarakat Parungkuda menyatakan sikap tegas menolak perubahan tersebut karena dianggap menggeser makna sejarah yang sudah mengakar di Jawa Barat.

Dalam pernyataan sikap itu pada 9 Desember 2025, Aliansi menegaskan bahwa Hari Juang Siliwangi bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari identitas perjuangan rakyat dan prajurit Siliwangi. Mereka menilai perubahan tanggal berpotensi mengaburkan jejak sejarah serta melemahkan semangat generasi muda dalam memahami nilai perjuangan daerah.

“Siliwangi adalah rakyat Jawa Barat, rakyat Jawa Barat adalah Siliwangi,” tulis Aliansi dalam pernyataan sikapnya.

Aliansi juga mendesak pemerintah untuk meninjau ulang keputusan tersebut secara terbuka, melibatkan masyarakat, dan tetap menjaga kelestarian nilai perjuangan Siliwangi.

Sementara itu Ketua Jurnalis Bela Negara Sukabumi, Budi Arya, turut menyayangkan pemindahan tanggal upacara peringatan. Menurutnya, tanggal 9 Desember memiliki nilai historis yang sangat penting bagi masyarakat Sukabumi, Jawa Barat, dan Banten.

“Padahal tanggal 9 Desember itu sangat bersejarah. Kalau digeser ke 11 Desember, sama saja membelokkan sejarah,” ujar Budi Arya.

Diketahui upacara peringatan sudah pernah dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2025 kemarin cuman dengan sederhana.

Ia berharap pemerintah daerah dan pemangku kebijakan mengembalikan peringatan Hari Juang Siliwangi ke tanggal semula, agar tidak menimbulkan kebingungan publik dan tetap menghormati perjuangan para pendahulu. (R).

Comment