Anggota DPRD jabar Raden Tedi Ajak Pelajar SMK Pelita Nusa Melek Politik: “Generasi Muda Jangan Apatis!”

Politik8 views

REPUBLIKAN, Subang — Demokrasi tidak hanya berbicara tentang pemilu dan mencoblos di bilik suara. Bagi generasi muda, demokrasi juga berarti memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, berani menyampaikan aspirasi, serta mampu menentukan pilihan politik secara cerdas dan bertanggung jawab.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan “Anggota DPRD Mengabdi pada Pendidikan Demokrasi” yang digelar di SMK Pelita Nusa, Sarireja, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut diikuti para pelajar, khususnya pemilih pemula berusia sekitar 17–20 tahun dan siswa kelas XII, dengan menghadirkan H Raden Tedi, ST, MM, sebagai pemateri. Diskusi dipandu moderator Athallah Rakan.

Dalam pemaparannya, H Raden Tedi menekankan pentingnya generasi muda memahami demokrasi Indonesia sejak dini. Menurutnya, pelajar yang sebentar lagi memasuki dunia pemilih harus memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak sekadar menjadi pemilik hak suara, tetapi mampu menggunakan hak tersebut secara bertanggung jawab.

“Anak muda harus melek politik. Jangan sampai politik hanya dipahami ketika menjelang pemilu. Kebijakan politik pada akhirnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk pendidikan, pekerjaan, pembangunan dan masa depan generasi muda,” menjadi salah satu pesan utama dalam materi yang disampaikan.

Ia juga mengajak para pelajar agar tidak bersikap apatis terhadap politik. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kehidupan demokrasi Indonesia.

Pendidikan pemilih bagi generasi muda menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital. Pelajar perlu memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang dapat dipercaya dengan informasi yang menyesatkan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu politik yang belum jelas kebenarannya.

Hal tersebut sejalan dengan pandangan KPU yang menempatkan pemilih pemula sebagai segmen strategis dalam kehidupan demokrasi. Pendidikan pemilih diarahkan antara lain untuk membangun pengetahuan politik, menumbuhkan kesadaran politik dan meningkatkan partisipasi politik.

Selain membahas demokrasi dan pendidikan politik pemilih pemula, H Raden Tedi juga memberikan pemahaman mengenai fungsi dan tugas anggota DPRD.

Para siswa diperkenalkan bahwa lembaga legislatif daerah tidak hanya berkaitan dengan kegiatan sidang atau rapat, tetapi memiliki fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pembentukan peraturan daerah, penganggaran serta pengawasan.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan memahami bahwa menjadi warga negara dalam sistem demokrasi bukan hanya soal menggunakan hak pilih, tetapi juga berani mengawasi, menyampaikan aspirasi dan ikut menjaga proses demokrasi agar berjalan sehat.

Kegiatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah seperti ini juga memiliki nilai penting karena pemilih pemula merupakan kelompok yang sedang memasuki pengalaman politik pertamanya. KPU sendiri menilai pemilih pemula memiliki potensi besar dalam menentukan kualitas partisipasi demokrasi, sekaligus membutuhkan bekal pengetahuan agar mampu mengambil keputusan secara rasional dan bertanggung jawab.

Dari ruang kelas, demokrasi diperkenalkan. Dari tangan generasi muda, masa depan demokrasi Indonesia dipertaruhkan. [R]

Comment

News Feed