Ketua DPRD Cimahi Apresiasi STIKES Budi Luhur Cetak SDM Kesehatan Unggul dan Berdaya Saing Global

Politik5 views

REPUBLIKAN, Kota Cimahi – Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menghadiri acara Angkat Janji Praklinik Mahasiswa STIKES Budi Luhur Tahun Akademik 2025–2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Lustrum ke-20, launching Balai Bahasa, serta peresmian Migran Center di Kampus STIKES Budi Luhur Cimahi, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar STIKES Budi Luhur atas kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar agenda seremonial akademik, melainkan tonggak penting perjalanan institusi dalam memperkuat kualitas pendidikan kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

“Prosesi angkat janji praklinik memiliki makna mendalam sebagai momentum transformasi dari proses pembelajaran teoritis menuju praktik profesional yang sesungguhnya. Janji yang diucapkan mahasiswa hari ini merupakan kontrak moral dan etik yang akan melekat sepanjang perjalanan profesinya,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan, profesi tenaga kesehatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi profesi kemanusiaan yang menempatkan nilai etik, empati, dan pengabdian sebagai fondasi utama.

Pada kesempatan tersebut, Wahyu juga menyoroti perjalanan dua dekade STIKES Budi Luhur yang dinilai berhasil menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang berkiprah di berbagai institusi pelayanan kesehatan, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“STIKES Budi Luhur memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga pusat inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, transformasi sosial, dan penciptaan peradaban,” katanya.

Ia menilai tantangan perguruan tinggi ke depan semakin besar, sehingga dibutuhkan transformasi institusi untuk melahirkan lulusan yang agile, adaptive, collaborative, dan globally competitive.

Dalam sambutannya, Wahyu turut mengapresiasi launching Balai Bahasa STIKES Budi Luhur yang dinilai sebagai langkah visioner dan relevan dengan kebutuhan global saat ini.

Menurutnya, keberadaan Balai Bahasa diharapkan menjadi pusat pengembangan kompetensi global sekaligus laboratorium budaya akademik internasional yang mampu mendorong lahirnya lulusan dengan standar kompetensi internasional.

Selain itu, peresmian Migran Center juga dinilai sebagai langkah progresif yang menunjukkan kepedulian institusi terhadap isu kemanusiaan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

“Kehadiran Migran Center sangat penting sebagai pusat edukasi, konsultasi, advokasi, dan pendampingan masyarakat. Ini bisa menjadi model kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan migran yang lebih manusiawi dan profesional,” ungkapnya.

Wahyu menegaskan, DPRD bersama Pemerintah Kota Cimahi terus mendukung penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa peserta angkat janji praklinik agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara moral.

“Dunia membutuhkan tenaga kesehatan yang bukan hanya pintar, tetapi juga peduli, tangguh, dan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat,” tandasnya.[R]

Comment