130 Kuota Siswa Tahap 2 SPMB SMAN 1 Lembang Jadi Rebutan

Edukasi467 views

Antusiasme Pendaftar Membludak, Panitia Pastikan Proses Transparan dan Bebas Titipan

REPUBLIKAN, Bandung Barat – Sebanyak 130 kuota siswa dalam tahap kedua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 1 Lembang menjadi rebutan ratusan pendaftar dari berbagai wilayah. Sejak dibukanya pendaftaran tahap dua untuk tahun ajaran 2025, antusiasme masyarakat terlihat membludak.

Pantauan di lokasi, para orang tua dan calon peserta didik sudah memadati area pendaftaran sejak pagi hari dengan membawa dokumen persyaratan. Meskipun jumlah pendaftar jauh melebihi daya tampung, proses seleksi tetap berjalan tertib dan profesional.

Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Lembang, M. Ramdhan Indra K, menyebutkan bahwa 130 kuota siswa terbagi dalam beberapa jalur seleksi.
“Untuk tahap dua ini, kuota terdiri dari 69 siswa jalur akademik, 9 siswa kejuruan akademik, 35 siswa non-akademik, dan 17 siswa jalur kepemimpinan. Semua jalur saat ini sudah terisi dan sedang dalam proses verifikasi data,” ujarnya kepada REPUBLIKAN. Co, Rabu 25 Juni 2025.

Ia menegaskan, proses penerimaan dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur tanpa memberikan ruang untuk titipan. “Kami tidak membuka ruang untuk titipan. Semua peserta harus melalui tahapan yang sudah ditentukan. Ini bentuk komitmen kami menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Proses verifikasi dan validasi dilakukan secara ketat oleh panitia, mencakup pengendalian antrian, pengecekan kelengkapan dokumen, hingga input data ke sistem. Untuk jalur non-akademik, penilaian didasarkan pada sertifikat dan standar yang telah ditetapkan, tanpa tes langsung.

Sementara itu, suasana pendaftaran berjalan kondusif. Para petugas di lapangan sigap melayani pendaftar secara ramah dan profesional. Pihak sekolah pun telah mengatur ruang pelayanan menjadi beberapa pos untuk menghindari antrean panjang.

Dengan sistem yang rapi dan pelayanan yang responsif, SPMB tahap dua di SMAN 1 Lembang dinilai menjadi contoh penerimaan siswa baru yang transparan dan berintegritas di Kabupaten Bandung Barat. Sekolah ini pun kembali meneguhkan posisinya sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam bidang pendidikan menengah.[R]

Comment