SPMB Tahap 2 di SMAN 2 Lembang: Tiga Pos Pelayanan Diaktifkan, Layani Jalur Prestasi

Edukasi305 views

REPUBLIKAN, Bandung Barat – SMA Negeri 2 Lembang kembali melaksanakan Tahap 2 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 dengan skema pelayanan langsung yang lebih sistematis. Tiga pos utama disiapkan untuk mengoptimalkan proses administrasi dan memberikan pelayanan prima kepada calon siswa dan orang tua.

Tiga pos yang dimaksud mencakup Pos Pengendalian, Pos Pemberkasan, dan Pos Pendataan. Setiap pos memiliki peran tersendiri dalam memastikan kelancaran alur pendaftaran secara luring yang masih menjadi kebutuhan di wilayah-wilayah blank spot sekitar Lembang.

“Untuk tahap kedua ini pada prinsipnya tidak jauh berbeda dari tahap pertama. Hanya jalur pendaftarannya saja yang berbeda. Tahap pertama untuk domisili, sementara tahap kedua untuk jalur prestasi. Kami tetap melayani secara langsung karena keterbatasan jaringan internet di beberapa daerah,” ujar Kepala SMAN 2 Lembang, Ernawati, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di sela kegiatan, Rabu (25/6/2025).

Pos Pengendalian bertugas memberikan informasi serta mengatur arus peserta dan orang tua. Selanjutnya, Pos Pemberkasan memverifikasi dokumen seperti Kartu Keluarga, rapor, dan sertifikat prestasi. Adapun Pos Pendataan memfokuskan pada input data ke sistem komputerisasi.

Ketua Pelaksana SPMB, Hendra G., S.Pd., menjelaskan bahwa tahap kedua berlangsung mulai 24 Juni hingga 1 Juli 2025. Seleksi dilakukan berdasarkan berkas yang diajukan dan nilai rapor, serta didukung uji kompetensi dan validasi prestasi sesuai standar provinsi maupun nasional.

“Soal ujian tidak disusun oleh sekolah, melainkan dari pusat. Bila ada kendala, kami siapkan proses susulan. Prestasi yang dinilai juga mencakup tingkat internasional, tergantung jalur yang diambil,” jelas Hendra.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Dulhamin Arif, S.Pd., menambahkan bahwa kuota penerimaan di tahap kedua ditargetkan sebanyak 127 siswa. Sebelumnya, tahap pertama telah menerima 227 siswa, namun delapan peserta mengundurkan diri saat daftar ulang.

“Untuk jalur prestasi, antusiasme tinggi terlihat pada bidang kepemimpinan seperti ketua OSIS, pramuka, hingga MTK. Non-akademik juga sangat menonjol, terutama dari lomba baris-berbaris, karate, dan pencak silat. Untuk jalur rapor, sekolah menyediakan tempat ujian dengan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia,” paparnya.

Pantauan REPUBLIKAN. Co menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung tertib dengan animo masyarakat yang tetap tinggi. Pihak sekolah berharap penerapan sistem pelayanan berbasis pos ini dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akurasi dalam proses seleksi calon siswa baru.[R]

Comment