Aksi Solidaritas Buruh: DPC SBSI ’92 Kota Bandung Sambut Long March Adhi Cahya Tuntut Keadilan PHK Sepihak

Ragam381 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Aksi solidaritas buruh kembali menggema. Anggota Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Sejahtera Independen 1992 (DPC SBSI ’92) Kota Bandung menyambut kedatangan Adhi Cahya, buruh dari PT Yakespena Cilacap, yang melakukan long march menuju Jakarta sebagai bentuk protes atas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak. Penyambutan dilakukan di kawasan perbatasan Kabupaten Bandung – Kota Bandung, tepatnya di Cibiru, Sabtu (6/9/2025).

Aksi ini juga mendapat pendampingan langsung dari Ketua Umum SBSI ’92, Sunarti dan Ketua DPD SBSI ’92, Jawa Barat, Ajat Sudrajat.

Ketua DPC SBSI ’92 Kota Bandung, Hermawan,S.H. menyatakan bahwa langkah solidaritas ini dilakukan untuk mendukung perjuangan buruh yang kehilangan haknya akibat PHK sepihak.

“PHK sepihak adalah pelanggaran terhadap prinsip keadilan bagi buruh. Negara melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang kini diperbarui dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, jelas mengatur bahwa PHK harus dilakukan dengan alasan sah dan mekanisme yang adil. Hak-hak normatif buruh, termasuk pesangon, penghargaan masa kerja, dan penggantian hak, wajib dipenuhi,” tegas Hermawan.

Menurutnya, PHK sepihak tanpa melalui perundingan bipartit maupun keputusan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial bertentangan dengan Pasal 151 hingga Pasal 155 UU Ketenagakerjaan. Buruh berhak atas kepastian hukum, bukan perlakuan sewenang-wenang dari perusahaan.

“Adhi Cahya bukan hanya berjuang untuk dirinya, tapi untuk seluruh buruh agar kasus serupa tidak terus terulang. Long march ini adalah simbol perjuangan buruh melawan ketidakadilan,” lanjutnya.

SBSI ’92 menegaskan akan terus mengawal proses advokasi hukum hingga ke ranah perselisihan hubungan industrial. Mereka mendorong pemerintah agar menindak tegas perusahaan yang melakukan PHK sepihak dan memastikan hak-hak buruh terlindungi sesuai ketentuan undang-undang.[R]

Comment