Pembangunan Jalan Pakuon Dimulai, Camat Parungkuda Ajak Warga Ikut Menjaga

Pemerintahan313 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Pembangunan ruas Jalan Pakuwon di Kecamatan Parungkuda mulai dikerjakan pada tahun ini. Proyek tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan disambut positif oleh pemerintah kecamatan.

Camat Parungkuda, Hasanudin mengatakan kondisi Jalan Pakuon telah lama menjadi keluhan warga. Karena itu, pembangunan jalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat.

“Di tahun ini kita sedang ada pembangunan ruas Jalan Pakuwon yang menjadi keresahan masyarakat yang sudah terjadi beberapa tahun ke belakang. Alhamdulillah tahun ini ada pembangunan yang sumbernya dari APBN,” kata Camat Parungkuda, Rabu (21/22/2026).

Menurut dia, keberadaan jalan yang lebih baik akan memudahkan aktivitas warga, khususnya masyarakat Parungkuda dan wilayah di sekitarnya.

“Jadi kita sangat bersyukur akan adanya jalan yang bagus tentunya untuk aksesibilitas masyarakat Kecamatan Parungkuda dan sekitarnya,” ujarnya.

Selain memperlancar mobilitas, pembangunan jalan juga diharapkan memberi dampak pada pertumbuhan usaha dan aktivitas ekonomi warga.

“Harapannya tentu ketika sudah dibangun maka akan adanya lonjakan ekonomi juga di sekitarnya,” ucapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondisi jalan yang telah dibangun. Warga diminta berperan aktif apabila menemukan saluran air tersumbat atau genangan yang berpotensi merusak jalan.

“Ketika ada misalkan hambatan ataupun genangan air itu akan segera diperbaiki. Jadi jangan sampai nunggu-nunggu pemerintah yang memperbaiki saluran yang tersendat tersebut, tapi masyarakat bisa berperan aktif di situ,” katanya.

Camat Parungkuda menilai dukungan seluruh pihak diperlukan untuk mewujudkan target perbaikan jalan yang dicanangkan pemerintah daerah hingga 2027.

“Target Pak Gubernur ini kan 2027 harus becir semua jalan,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui kemampuan anggaran desa saat ini masih terbatas. Karena itu, pembangunan infrastruktur masih membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau dilihat dari sekarang anggaran yang dimiliki desa itu sangat minim. Harapannya tentunya ada pembiayaan dari luar desa. Kalau hanya mengandalkan dari desa saja saya kira tidak bisa,” katanya.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah provinsi sangat dibutuhkan agar program pembangunan jalan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Harapan kita tentunya ada dukungan dari provinsi, karena kita tahu sendiri sekarang anggaran desa itu sangat minikali,” pungkasnya.

 

(Bud)

 

Comment