TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Beri Penyuluhan Cegah Stunting dan Kanker Serviks di Ciemas

Militer167 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi tidak hanya mengerjakan pembangunan fisik di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. Dalam kegiatan tersebut, Satgas TMMD juga menggelar penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil, ibu yang memiliki bayi dan balita, serta kader Posyandu.

Kegiatan berlangsung di Aula TMMD Kampung Sukadamai RT 04/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

Penyuluhan ini menjadi bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting dan deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV).

Hadir dalam kegiatan tersebut personel Satgas TMMD ke-130, di antaranya Peltu Anwar, Sertu Asep selaku Bakeslap Satgas TMMD, Serda Dani sebagai operator satgas, dan Koptu Iqbal dari tim dokumentasi. Kegiatan juga diikuti Kepala Desa Mekarjaya Wida Yunita bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Ciemas.

Bidan Desa Mekarjaya, Nurul Farida, menyampaikan pentingnya pemeriksaan HPV sebagai langkah untuk mengetahui risiko kanker leher rahim sejak dini.

Ia mengatakan pemeriksaan HPV menjadi salah satu upaya yang ditujukan bagi perempuan, terutama kalangan usia 30 hingga 50 tahun.

Selain itu, program pemeriksaan HPV di Kabupaten Sukabumi juga melibatkan peran bidan dan kader kesehatan di lapangan.

Para kader Posyandu diharapkan ikut mengajak warga untuk mengikuti pemeriksaan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Dalam kesempatan yang sama, perawat sekaligus petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Ciemas, Riyan Sulistiana Januari, memberikan materi mengenai stunting.

Ia menjelaskan stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak yang terjadi akibat kekurangan gizi dalam waktu lama. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Menurut Riyan, pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini melalui pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, pola asuh yang baik, dan pemenuhan kebutuhan gizi yang cukup.

Kegiatan berlangsung interaktif ketika para kader Posyandu menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui saat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

Salah seorang kader Posyandu Mawar 1, Neneng, menanyakan cara meningkatkan kehadiran sasaran posyandu agar rutin datang setiap bulan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Riyan meminta kader kesehatan lebih aktif mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin.

“Posyandu bukan hanya tempat untuk menimbang berat badan anak. Lebih dari itu, Posyandu memiliki peran penting dalam memantau tumbuh kembang balita, memberikan edukasi kesehatan, mencegah stunting, serta mendukung pemberian makanan tambahan (PMT). Karena itu, kader harus terus aktif mengajak dan mengingatkan masyarakat,” jelas Riyan.

Dalam sesi diskusi, kader juga menyampaikan kendala terkait jarak pelayanan Posyandu yang cukup jauh bagi sebagian warga, khususnya masyarakat di wilayah Cihileud.

Mereka mengusulkan agar sasaran balita dari wilayah tersebut dapat dilayani di Posyandu Mawar 7 di Kampung Cibatu karena lokasinya dinilai lebih dekat dan mudah dijangkau.

Masukan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan balita di wilayah Desa Mekarjaya.

Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini, Satgas TMMD ke-130 bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan berupaya mendukung peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Comment