Folmer DPRD Kota Bandung: Solusi PKL dengan Semangat Pembinaan dan Pemberdayaan

Ragam, Sosial970 views

REBUBLIKAN, Bandung – Penolakan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang tidak ingin direlokasi ke area basement Alun-alun Bandung, menyebabkan sempat terjadi bentrok dengan Satpol PP Kota Bandung di Jalan Dalem Kaum beberapa hari lalu.

Sampai saat ini PKL masih dengan tuntutan yang sama, yakni meminta Pemkot Bandung menata para PKL. Harapannya agar mereka bisa kembali berjualan di area pedestrian Jalan Dalem Kaum.

Namun Pemkot Bandung tak akan merubah keputusan. Sebab, daerah Dalem Kaum meskipun jalur pedestrian, tetap masuk zona merah PKL sesuai dengan Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2011.

Pada kesempatanya Bang Folmer sapaan akrab selaku Anggota DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto M. Silalahi, ST dari komisi C, Dapil 6 meliputi: Astana Anyar, Babakan Ciparay, Bandung Kulon, Bojongloa Kaler, Bojongloa, menyambangi daerah dalem kaum, menemui warga PKL terdampak penertiban, ia menyampaikan, “Penertiban PKL harus dengan cara cara Humanis,, satpol PP tidak boleh serampangan dalam menghadapi PKL, karena mereka juga manusia”, ujarnya, Rabu (27/12/2023).

“Kami DPRD Kota Bandung adalah pihak atau institusi yang membuat kebijakan, sering kali saya melihat dilapangan ,teman teman berjuang langsung ke Pemerintahan kota Bandung, padahal mereka itu eksekutif selaku eksekutor atau pelaksana kebijakan, padahal kebijakan itu ada di kami DPRD Bota Bandung, melalui kewenangan yang melekat pada kami sebagai lembaga yang di beri kewenangan membuat regulasi atau perda , melakukan fungsi pengawasan , dan juga penganggaran / bugeting menyusun APBD untuk program kegiatan termasuk juga pemberdayaan pembinaan usaha mikro atau PKL dimana program kegiatan itu ada di dinas terkait yang juga harus hadir di persoalan ini”,terangnya.

Lanjut Bang Folmer, “Saya juga prihatin bahwa berlarut ralutnya penangana PKL Dalam Kaum ini, sehingga pada akhirnya terjadi ekses bentrokan dilapangan, yang seharusnya kalo itu bisa cepat di carikan solusi, maka gesekan tidak perlu terjadi, namun itu bagian dari perjuangan kita semua untuk mencari solusi”,kata politisi PDI Perjuangan ini.

“Saya yakin masih ada solusi untuk rekan rekan PKL, karen tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, apalagi persoalan di kota bandung”,pungkasnya.

“Saya taruhannya karena kami yang membuat kebijakan itu, untuk soal ini seharusnya perda yang digunakan adalah perda tentang penataan dan pembinaan PKL kota bandung, inilah yang saya tuntut dan perjuangkan nanti demi rekan rekan PKL, dengan perda itu semangatnya adalah semangat pembinaan dan pemberdayaan” ,tegas Bang Folmer.[R]

Comment