“NgaDandanan Bandung” Jadi Perbincangan, Apa Sebab?

Opini857 views

Oleh:
Syaiful Ramadlan

REPUBLIKAN, Bandung – Siapa yang tak jatuh cinta padanya
Bahkan Daendels pernah berkata
Usahakan jika aku kembali ke sini
Di sini telah dibangun sebuah kota

Tertulis pada sebuah kisah
Bandung Ther Garden of Allah
Siapapun tinggal bakal betah
Kotanya indah penduduknya ramah

Ngadandanan Bandung
Ngaji diri, lingkungan, kota Bandung
NgaDandanan Bandung
Ngabandungan banda indung

Syair lagu yang kutulis dari sumber kekaguman memberi inspirasi. Bukan sekedar cinta kota tempat lahir tetapi ada isyarat yang memutar otak menyentuh hati. Gara-gara membaca tulisan di backdrop sebuah acara di Jalan Aria Jipang Bandung.

Sebuah kata dianggap kerap dipakai jika frekuensi kemunculannya tinggi dan wilayah kemunculannya tersebar luas. Mendapat banyak perhatian warga karena kata yang hangat dibicarakan, tersebar, dan menyebabkan banyak orang menjadi tahu.

Empat sebab “NgaDandanan Bandung” jadi perbincangan

“NgaDandanan Bandung” paduan kata yang memenuhi persyaratan karena berkonotasi positif. Bermakna filosofis, seruan untuk warga agar membuka diri dengan semua isyarat Tuhan yang terbentang di atas bumi Pasundan.

“NgaDandanan Bandung” unik dan eufonik (sedap didengar). Unik karena memberi identitas baru soal tata kota Bandung atau menjadi lahir baru soal kepemimpinan Walikota Bandung.

“NgaDandanan Bandung” diminati sebagai media pendidikan masyarakat. Nobar & Diskusi Debat Capres 2024 yang telah diselenggarakan berhasil memberikan angin segar bagi atmosfir politik. Mengulik isi kepala, pengakuan, dan komitmen menjadi sensasi tayangan yang menjaga esensi dan substansi.

“Ngadandanan Bandung” mengandung isyarat. Kosa kata yang mengandung isyarat berarti memiliki daya. Angkat topi atas jerih payah Dandan Riza Wardana. It creates magic. It is magic.[R]

Comment