BNN Kota Bandung Gelar Groundbreaking Ceremony, Bakal Punya Gedung Rehabilitasi

Pemerintahan1,205 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung menggelar Groundbreaking Ceremony Pembangunan Gedung Rehabilitasi dan Kantor BNN Kota Bandung, Rabu 17 Juli 2024.

Gedung tersebut terletak di Jalan Ciungwanara Nomor 12B, Kelurahan Lebak Siliwangi, Coblong.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat (Brigjen Pol M. Arief Ramdhani, S.I.K.). Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat (Tugas Agus Priyowaluyo) Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, yang diwakilkan oleh Kasubbag kepegawaian Tu dan rumah tangga (Agung Adiputro, S.IP) PJ Walikota Bandung, (Ir. Bambang Tirtoyuliono, M.M.), Ketua DPRD Kota Bandung, atau yang mewakili, Kapolrestabes Bandung, yang diwakilkan oleh Kasat Res Narkoba (DR. Agah Sonjaya, SH., MH), Dandim 06138 Kota Bandung, yang diwakilkan oleh Danramil Coblong (Kapten Ida Bagus) L, Danlanud Husein Sastranegara Bandung (Kolonel Pnb Alfian, S.E.), Danlanal Bandung, yang diwakilkan oleh Palaksa Lanal Bandung (Letkol Marinir Drs Dadan SA. M.M), Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Yang Diwakilkan oleh Kasubsi, Penuntutan Pidana Umum (Yadi Kurniawan, S.H.), Pelaksana Konstruksi, Direktur PT. Bandung Pilar Konstruksindo (Dediyono Ahmad, S.T.), Perencana teknis konstruksi, PT. Bagus Drajat Konsultan, Pengawas Konstruksi, PT. Reka Prima Konsultan KSO Ganesha Pratama Konsultan, Jajaran OPD Kota Bandung dan Para tamu undangan, dan juga para peserta kegiatan.

Momen ini menjadi spesial, karena Kota Bandung dalam waktu dekat akan jadi Kota/Kabupaten pertama di Jawa Barat yang memiliki tempat rehabilitasi narkoba.

Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol Mada Roostanto mengatakan, pembangunan gedung ini menjadi langkah yang baik untuk memfasilitasi layanan rehabilitasi narkoba yang mudah dijangkau oleh masyarakat Kota Bandung.

“Hal yang melatarbelakangi pembangunan gedung ini adalah memiliki sarana rehabilitasi di tengah keterbatasan BNN Kota Bandung dalam melayani masyarakat,” ujar Mada.

Sebagai informasi, gedung rehabilitasi ini akan memiliki Klinik Pratama yang melayani rawat jalan, rawat inap, serta ruang konselling.

Ke depannya, di gedung ini akan dilengkapi Ruang Pelayanan Terpadu, Ruang Tim Asesmen Terpadu, serta Ruang Tahanan untuk menunjang operasional BNN Kota Bandung. Adapun pembangunan gedung ini merupakan hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

“BNN Kota Bandung di sini sebagai penerima manfaat, jadi kami ucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung. Semoga ini menjadi langkah yang baik untuk menghadirkan fasilitas layanan rehabilitasi narkoba yang mudah dijangkau oleh masyarakat Kota Bandung,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Brigjen Pol M. Arief Ramdhani menuturkan, pembangunan gedung ini sebagai upaya pelayanan BNN Kota Bandung bagi masyarakat. Bahkan BNN Jawa Barat pun belum memilikinya.

“Kami sangat mendukung pembangunan gedung ini. Semoga dapat mengakselerasi pelaksanaan pencegahan pemberantasan dan peredaran gelap narkotika di Kota Bandung, dan juga di Jawa Barat,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono berharap, hadirnya gedung rehabilitasi dan Kantor BNN Kota Bandung ini dapat dioptimalkan untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Gedung sudah ada, mari kita kelola dengan baik. Segera buat pengikatan dalam rangka memberi pelayanan kepada masyarakat Kota Bandung,” ajaknya.

Meski begitu, Bambang menekankan upaya pencegahan jauh lebih diperlukan ketimbang penanganan. Sehingga, penyalahgunaan narkoba dapat ditekan sejak awal mulanya.

“Ini PR bersama. Untuk kita bisa mencegah jangan sampai populasi kasus narkoba di Kota Bandung tinggi,” tegasnya.

Pembangunan Gedung Rehabilitasi dan Kantor BNN Kota Bandung seluas 1.264 meter per segi ini diproyeksikan selesai pada 15 Desember 2024 mendatang.[R]

Comment