Bupati Cianjur Monitoring Kesiapan TPST di Kecamatan Cikalong Kulon

Pemerintahan767 views

REPUBLIKAN, CIANJUR – Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas PUTR, dan pejabat terkait lainnya melaksanakan monitoring kesiapan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, Sabtu (04/01/2025).

Dalam kunjungannya, Bupati menyatakan bahwa mesin pengolahan sampah akan dioperasionalkan minggu ini dan telah melalui uji coba.

“Kita sedang berada di TPST Desa Mekarsari Kecamatan Cikalong Kulon. Alhamdulillah, mesin pengolahan sampah yang insya Allah minggu ini akan dioperasionalkan dan sudah diuji coba,” kata Bupati Cianjur, H. Herman Suherman.

Bupati menjelaskan bahwa mesin pengolah sampah yang telah diujicobakan tersebut bisa mengolah sampah antara 25 hingga 40 ton per hari. “Mesin pengolah sampah ini setiap hari bisa mengolah 25 hingga 40 ton sampah. Alhamdulillah, dari pengolahan sampah ini, semuanya sangat bermanfaat. Ada yang menjadi pupuk organik dan ada yang menjadi plastik yang bisa dijual ke pabrik,” jelasnya.

Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa residu TPST ini direncanakan dapat bertahan hingga 5 sampai 10 tahun di TPST Desa Mekarsari. Menurut Kementerian, TPST yang berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Cikalong Kulon ini adalah yang terbesar di Jawa Barat.

“Doakan nanti pengolahan sampah di tiap-tiap Kecamatan, sehingga jumlah sampah yang masuk ke TPST ini lebih sedikit dan umur pakainya bisa lebih panjang,” ucapnya.

Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk selalu tertib dalam membuang sampah sesuai tempat dan waktunya, agar tidak terjadi penumpukan di pinggir jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya. “Warga Cianjur bisa membuang sampah mulai magrib pukul 18.00 WIB hingga subuh pukul 05.00 WIB,” ujarnya.

Bupati juga menyatakan bahwa TPST yang berada di Desa Mekarsari Kecamatan Cikalong Kulon ini akan menjadi pusat inovasi pengelolaan sampah dengan teknologi canggih dan pengolahan berkelanjutan di Kabupaten Cianjur. Setiap sampah yang diolah akan didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk organik dan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah padat. (Widi).

Comment