Warga Desak Kades Damarraja Mundur Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Pemerintahan1,095 views

SUKABUMI, REPUBLIKAN – Warga Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendesak Kepala Desa (Kades) Damarraja berinisial AS agar segera mundur dari jabatannya. Desakan ini muncul karena warga menilai AS tidak transparan dalam penggunaan anggaran Dana Desa selama ia menjabat, sehingga mencuat dugaan penyelewengan dana desa dan aset bantuan pemerintah yang dijual untuk kepentingan pribadi.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Damarraja, Egi Sanjari, mengungkapkan bahwa banyak aduan dan tuntutan dari masyarakat Desa Damarraja yang menunjukkan ketidakpercayaan warga terhadap AS sebagai kepala desa.

“Ini mungkin bagian dari puncak kekecewaan warga masyarakat terhadap pemimpinnya. Dengan mencuatnya dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa yang dilakukan AS, warga mendesak keras agar kades segera mundur dari jabatannya,” kata Egi kepada republikan.co, Kamis (30/1/2025).

Egi menegaskan beberapa poin penting atas keluhan dan tuntutan warga terkait ketidakpercayaan masyarakat terhadap AS, antara lain pelayanan kades yang hampir setiap hari tidak pernah ada di kantor desa dan banyaknya dugaan anggaran yang diselewengkan.

“Berdasarkan keluhan dan tuntutan yang dituangkan dalam catatan kertas dengan dibubuhi tanda tangan warga masyarakat, banyak kesalahan dan ketidak terbukaan dari pihak kades. Masyarakat Damarraja menyatakan sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinan AS sebagai Kepala Desa Damarraja dan menuntut agar segera mengundurkan diri dari jabatannya dengan jiwa ksatria,” tandasnya. (Reporter: Aris)

Comment

News Feed