Eka Santosa: Idul Adha Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial dan Cinta Lingkungan

REPUBLIKAN, Kabupaten Bandung – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, tokoh senior Jawa Barat, Drs. H. Eka Santosa, mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari besar ini sebagai momen memperkuat spiritualitas dan mempererat solidaritas sosial.

Dalam keterangannya pada Jumat (6/6/2025), mantan Ketua DPRD Jawa Barat periode 1999–2004 dari Fraksi PDI Perjuangan itu menekankan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang perayaan dan ibadah kurban, tetapi juga refleksi mendalam terhadap nilai pengorbanan dan kemanusiaan.

“Idul Adha mengajarkan kita arti pengorbanan dan keikhlasan. Mari kita teladani semangat Nabi Ibrahim AS, dan menjadikannya inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan,” ujar Eka.

Ia juga menyampaikan ucapan “Ied Mubarak” kepada masyarakat, disertai permohonan maaf lahir dan batin. Menurut Eka, Idul Adha seharusnya menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan kepekaan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa.

“Pengorbanan itu luas maknanya, tidak hanya berkurban secara materi. Tapi juga semangat kita menjaga kemanusiaan, melestarikan lingkungan sekitar, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Eka menilai bahwa ibadah kurban memiliki dimensi sosial yang mendalam. Ia menegaskan, berbagi daging kurban dengan masyarakat yang membutuhkan adalah bentuk nyata solidaritas yang sangat relevan, terlebih di tengah kondisi sosial ekonomi yang dinamis.

“Ritual kurban adalah simbol. Inti dari itu adalah kepedulian dan empati terhadap sesama. Di saat banyak orang menghadapi kesulitan, berbagi adalah kekuatan yang menyatukan kita,” imbuhnya.

Mengakhiri pernyataannya, Eka mengajak umat Muslim menjadikan perayaan Idul Adha sebagai waktu untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan dan sesama, serta memperdalam kesadaran spiritual.

“Mari jadikan Idul Adha sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperluas rasa peduli terhadap lingkungan sosial kita,” tutup Eka.[R]

Comment