Upacara HUT ke-80 RI di Cimahi, Wali Kota Ngatiyana Ajak Warga Jaga Persatuan dan Berjuang Lawan Kemiskinan

Pemerintahan434 views

REPUBLIKAN, Cimahi – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung khidmat di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi, Minggu 17 Agustus 2025. Ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum turut hadir memeriahkan perayaan kemerdekaan tersebut.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Wakil Wali Kota Cimahi Adithia Yudistira, Plt Sekda Kota Cimahi Mochamad Ronny, Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, perwakilan Polres Cimahi, Dandim 0609, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, para camat dan lurah, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Ngatiyana mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani perjuangan para pahlawan yang dengan segala keterbatasan mampu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Para pejuang terdahulu berjuang dengan keikhlasan dan persatuan yang kuat, meski dengan keterbatasan senjata dan perbekalan. Semangat persatuan itulah yang harus kita warisi dan jaga sepanjang masa,” kata Ngatiyana.

Mengusung tema HUT RI ke-80 “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera”, Ngatiyana menegaskan bahwa persatuan adalah kunci utama bangsa agar tetap berdiri kokoh dan disegani di mata dunia.

“Persatuan memungkinkan kita menjaga kedaulatan, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, dan mengantarkan Indonesia menuju bangsa maju. Cimahi sebagai bagian dari NKRI harus mampu menerjemahkan pesan ini dalam langkah nyata,” ujarnya.

Ngatiyana menjelaskan, persatuan berarti saling merangkul dan berkolaborasi antar elemen masyarakat. Kedaulatan berarti berdikari dalam pembangunan tanpa bergantung pada pihak luar. Sementara rakyat sejahtera berarti seluruh kebijakan dan pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup warga.

Ia juga menekankan bahwa kemerdekaan hari ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjuangan baru.

“Jika dulu para pahlawan berjuang mengusir penjajah, maka kini perjuangan kita adalah melawan kemiskinan. Itulah wujud kontribusi kita menuju Indonesia yang maju,” pungkas Ngatiyana.[R]

Comment