Cimahi Techno Park Raih Peringkat A Nasional, Masuk Tiga Besar Inkubator Milik Pemda Terbaik di Indonesia

REPUBLIKAN – UPTD Cimahi Techno Park pada Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Cimahi kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia melalui Sistem Informasi Pemeringkatan Inkubator (SIPENSI), Cimahi Techno Park berhasil meraih Peringkat A dengan nilai akhir 90,45.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri UMKM di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (29/6/2026), serta disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati.

Capaian ini menempatkan Cimahi Techno Park dalam jajaran 17 lembaga inkubator terbaik di Indonesia yang berhasil memperoleh predikat A. Dari seluruh lembaga yang meraih peringkat tertinggi tersebut, Cimahi Techno Park menjadi satu dari hanya tiga inkubator milik pemerintah daerah yang berhasil mencatatkan prestasi serupa.

Pemeringkatan lembaga inkubator merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Program tersebut bertujuan mengukur kualitas tata kelola, kapasitas layanan, serta dampak inkubator dalam mendukung pengembangan kewirausahaan dan UMKM di Indonesia.

Berdasarkan data SIPENSI, sebanyak 755 lembaga inkubator terdaftar secara nasional. Namun, hanya 127 lembaga yang mengikuti proses pemeringkatan tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 lembaga berhasil meraih Peringkat A.

Tiga inkubator milik pemerintah daerah yang memperoleh predikat tertinggi tersebut adalah Hetero Inkubator Jawa Tengah, Pearl DIY Yogyakarta, dan UPTD Cimahi Techno Park Kota Cimahi.

Proses penilaian dilakukan oleh panel independen yang terdiri atas akademisi, praktisi, pelaku usaha, serta perwakilan Kementerian UMKM. Tahapan penilaian meliputi telaah dokumen administrasi, presentasi pengelolaan inkubator, hingga verifikasi dan validasi lapangan.

Berbagai aspek menjadi indikator penilaian, mulai dari arah strategis dan tata kelola organisasi, kualitas sumber daya manusia, dukungan infrastruktur inkubasi, pengelolaan data dan akuntabilitas, layanan dan proses inkubasi, kemitraan strategis, hingga kinerja serta dampak tenant binaan.

Keberhasilan meraih Peringkat A menunjukkan Cimahi Techno Park memiliki tata kelola yang baik, layanan inkubasi yang berkualitas, serta ekosistem pendukung yang mampu mendorong tumbuhnya startup dan pelaku usaha berbasis inovasi serta teknologi.

Pada aspek dukungan infrastruktur inkubasi, Cimahi Techno Park bahkan memperoleh nilai maksimal. Hal tersebut mencerminkan kesiapan fasilitas dan lingkungan pendukung yang dimiliki dalam menunjang proses inkubasi bisnis.

Prestasi tersebut ditopang oleh berbagai program unggulan yang secara konsisten dijalankan, di antaranya Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) dan Cimahi Makerspace. Melalui program tersebut, tenant memperoleh pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi akses pembiayaan, pengembangan produk, pemasaran, hingga perluasan jejaring kemitraan.

Berbagai program inkubasi yang dilaksanakan juga memberikan dampak nyata terhadap perkembangan tenant. Selain meningkatkan omzet dan memperluas pasar, program tersebut turut mendorong terciptanya lapangan kerja baru serta menghasilkan berbagai prestasi pada kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembangunan ekosistem inovasi dan kewirausahaan yang dilakukan secara kolaboratif di Kota Cimahi.

“Peringkat A ini menjadi bukti bahwa ekosistem inovasi yang dibangun Kota Cimahi berada pada jalur yang tepat. Kami ingin Cimahi tidak hanya dikenal sebagai kota kreatif, tetapi juga sebagai kota yang mampu melahirkan startup dan pelaku usaha inovatif yang berdaya saing nasional,” ujarnya.

Menurut Ngatiyana, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk terus meningkatkan kualitas layanan inkubasi dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Prestasi ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat layanan, memperluas kemitraan, dan menciptakan lebih banyak peluang bagi tumbuhnya startup serta pelaku usaha inovatif yang mampu membuka lapangan kerja dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah maupun nasional,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen memperkuat peran Cimahi Techno Park sebagai pusat inkubasi bisnis, inovasi, dan pengembangan industri kreatif berbasis teknologi. Melalui penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas layanan, pengembangan infrastruktur, serta perluasan jejaring kemitraan, Cimahi Techno Park diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausaha baru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era ekonomi digital.[R]

Comment