Tia Fitriani, NasDem Jabar Gelar Rakerwil 2025, Targetkan Konsolidasi Struktural Jelang 2029

Politik303 views

REPUBLIKAN, Bandung Barat — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Kemah Restorasi 2025 selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Agustus 2025. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini menjadi momentum konsolidasi akbar seluruh kader NasDem se-Jawa Barat.

Mengusung tema “Menuju 2029, NasDem Jabar Juara”, Rakerwil ini diikuti oleh 1.004 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPD kabupaten/kota, serta anggota legislatif dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga pengurus DPW NasDem Jabar, Tia Fitriani, mengungkapkan di Rapat kerja bahwa forum ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat struktur partai secara menyeluruh.

“Beberapa program prioritas yang kami dorong antara lain restrukturisasi di seluruh tingkatan, verifikasi dan aktivasi struktur partai hingga DPC di seluruh kabupaten/kota, pembaruan sistem e-KTA, serta sinkronisasi database keanggotaan wilayah,” kata Tia Fitriani saat menyampaikan laporan program DPW dalam sidang Rakerwil.

Selain itu, DPW NasDem Jabar juga menargetkan pengusulan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan pelaporan ke DPP agar sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Tia menambahkan, proses konsolidasi struktural akan dilakukan dalam dua tahap: pada periode 2024–2026 difokuskan pada verifikasi dan konsolidasi, sementara periode 2027–2029 akan diarahkan pada evaluasi dan penguatan struktur.

“Target kami adalah terbentuknya struktur DPD dan DPC hingga DPRt di seluruh wilayah Jawa Barat secara lengkap dan aktif,” ujarnya.

Rakerwil dan Kemah Restorasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Partai NasDem dalam menghadapi kontestasi politik mendatang, khususnya Pemilu 2029. Selain sidang-sidang organisasi, kegiatan juga diisi dengan pembekalan, diskusi strategis, dan penguatan ideologi restorasi di kalangan kader.[R]

Comment