Penempatan Kondom di Area Kasir Minimarket Tuai Kritik Warga Kota Cimahi

Ragam44 views

REPUBLIKAN, Kota Cimahi – Penempatan produk kondom secara terbuka di area kasir sejumlah minimarket modern di Kota Cimahi menuai kritik dari masyarakat. Warga menilai tata letak produk dewasa tersebut tidak memperhatikan lingkungan belanja yang ramah anak karena mudah terlihat oleh anak-anak dan pelajar yang datang bersama orang tuanya.

Keluhan itu disampaikan sejumlah warga yang mengaku resah melihat produk alat kontrasepsi dipajang di lokasi paling terbuka dan mudah dijangkau pandangan publik. Area kasir yang seharusnya menjadi ruang aman bagi keluarga dinilai justru dipenuhi produk yang tidak layak dikonsumsi anak usia dini.

Salah seorang warga Kelurahan Cibabat, Maya Sartika, mengaku beberapa kali menghadapi situasi canggung saat anaknya bertanya mengenai produk yang terpajang di depan kasir minimarket.

“Anak saya pernah melihat lalu bertanya itu barang apa. Sebagai orang tua tentu saya kesulitan menjelaskan karena usianya masih kecil,” ujarnya, Minggi (17/5/2026).

Menurut Maya, penjualan produk dewasa memang merupakan hak pelaku usaha, namun penempatannya harus mempertimbangkan etika ruang publik dan perlindungan anak. Ia menilai memajang kondom secara terbuka di dekat kasir merupakan bentuk kelalaian dalam menciptakan lingkungan belanja yang sehat bagi keluarga.

“Kalau memang dijual silakan, tapi jangan ditempatkan di lokasi yang langsung terlihat anak-anak. Minimarket juga harus punya tanggung jawab sosial,” katanya.

Warga lainnya juga menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap tata display produk di pusat perbelanjaan modern. Banyak masyarakat mempertanyakan mengapa produk khusus dewasa justru ditempatkan di titik utama interaksi pengunjung.

Keluhan serupa ramai diperbincangkan di lingkungan masyarakat dan media sosial. Sebagian warga meminta pengelola minimarket segera memindahkan produk alat kontrasepsi ke area khusus yang lebih tertutup agar tidak mudah terlihat publik, terutama anak-anak.

Masyarakat juga mendesak Pemerintah Kota Cimahi dan instansi terkait untuk turun tangan melakukan pengawasan serta penertiban terhadap minimarket yang masih memajang produk dewasa di area kasir.

Warga menilai ruang publik, termasuk minimarket modern, tidak boleh semata mengejar aspek komersial tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan pendidikan terhadap anak-anak.

“Anak-anak sekarang rasa ingin tahunya tinggi. Kalau hal seperti ini terus dianggap biasa, dampaknya bisa memengaruhi cara pandang mereka sejak dini,” tambah Maya.

Persoalan tersebut kini menjadi perhatian warga yang berharap adanya aturan lebih tegas terkait penempatan produk dewasa di ruang publik agar tercipta lingkungan belanja yang lebih ramah anak dan sesuai norma sosial masyarakat. [R]

Comment