DPRD Jabar Raden Tedi Turun ke Sarireja, Keluhan Warga Mengalir: Jalan Rusak hingga Guru Honorer SMK Pelita Nusa Mengajar Sukarela

Politik6 views

REPUBLIKAN, Subang – Dari persoalan infrastruktur hingga pendidikan, berbagai keluhan masyarakat mengemuka saat Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil XI (Subang–Sumedang–Majalengka), H Raden Tedi, ST, MM, dari Fraksi PAN, turun langsung menyerap aspirasi warga di Desa Sarireja, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (14/9/2026).

Kegiatan pengawasan pemerintahan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Warga tidak hanya mendengarkan paparan wakil rakyat, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Infrastruktur jalan dan penerangan menjadi salah satu keluhan warga. Akses jalan menuju sejumlah kampung dinilai masih membutuhkan perhatian, sementara keberadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga dinilai belum mencukupi.

Tak berhenti di persoalan infrastruktur, kesulitan ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan turut menjadi aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Sorotan cukup kuat datang dari sektor pendidikan. Warga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap operasional sekolah swasta, termasuk dukungan melalui program BPMU maupun BOS sesuai ketentuan yang berlaku.

Yang lebih memprihatinkan, dalam forum tersebut juga muncul aspirasi mengenai kondisi guru honorer SMK Pelita Nusa yang disebut masih mengajar secara sukarela karena keterbatasan anggaran.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam dialog karena keberlangsungan pendidikan tentu tidak terlepas dari keberadaan tenaga pendidik yang menjalankan tugas di sekolah.

H Raden Tedi: Pembangunan Butuh Partisipasi Warga

Dalam pemaparannya, H Raden Tedi menyoroti pembangunan infrastruktur Jawa Barat pada masa pemerintahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).

Menurutnya, berbagai program pembangunan pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat. Karena itu, warga Jawa Barat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga perlu ikut berpartisipasi dalam mengawal pembangunan.

Ia juga menyampaikan pentingnya komitmen terhadap nilai-nilai kesundaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Jawa Barat.

Berbagai aspirasi yang muncul dari masyarakat Sarireja selanjutnya menjadi bagian dari catatan dan masukan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dari Indonesia Raya hingga Silaturahmi

Kegiatan diawali dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah sambutan Ketua Yayasan Pelita Nusa; Jaenudin, acara memasuki agenda utama berupa penyampaian materi kegiatan pengawasan, tanya jawab dan penyerapan aspirasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama dan silaturahmi.

Dari Sarireja, berbagai aspirasi warga kembali mengingatkan bahwa pembangunan bukan sekadar angka dalam program pemerintah. Di tingkat paling bawah, masyarakat masih menunggu jalan yang lebih baik, penerangan yang memadai, kesempatan kerja, serta dukungan nyata bagi keberlangsungan pendidikan.

Dan suara-suara itulah yang menjadi salah satu bagian penting dalam fungsi pengawasan wakil rakyat.[R]

Comment