by

Mau di Bawa Kemana KONI Bandung Barat

-Ragam-175 views

REPUBLIKAN, Bandung Barat – Mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, tugas KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) khususnya tingkat kabupaten adalah: Membantu Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi, Mengkoordinasikan induk organisasi cabang olahraga dengan  Meningkatkan kualitas manusia khusunya para atlit cabang olahraga serta memeperkokoh persatuan dan kesatuan para cabang olahraga beserta atlitnya melalui pembinaan olahraga.

Dalam hal ini tim media REPUBLIKAN mewawancarai salahsatu Pemerhati Lingkungan dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat (KBB) Bambang Irawan dan pada kesempatannya ia memaparkan, “Sebagaimana pemberitaan berbagai media online pada tanggal 11/11/2021 Tim Kepanitian Penjaringan Balon Ketua Umum KONI KBB menyampaikan bahwasanya Pemilihan Ketua Umum KONI yang akan diselenggarakan untuk masa bakti atau periode 2021 s/d 2025. Pertanyaannya adalah apakah dalam penjaringan Ketua Umum KONI KBB penyelenggarannya disebut dengan Musorkablub? Atau Musorkab?”, Ujarnya, Selasa (16/11/2021)

“Berdasarkan Surat Keputusan KONI Propinsi Jawa Barat dengan no. 015 / 2019 tertanggal 4 maret 2019 bahwasanya Kepemimpinan Ketua Imum KONI KBB saudara Riyan Firmansyah, S.Pd dengan masa bakti 2019 s/d 2023 yang kemudian ditahun 2021 Riyan Firmansyah, S.Pd mengundurkan diri dan digantikan oleh saudara Lili Supriatna Hambali, S.Pd.I selaku Ketua PLT Ketua Koni KBB, artinya Jabatan Ketua Koni KBB nanti untuk meneruskan atau melanjutkan jabatan Ketua Umum Koni yang definitif menggantikan Riyan Firmansyah, S.Pd.”, Tuturnya.

Lanjut Bambang, “Dalam pemberitaan tersebut pula Tim Penjaringan Ketua Umum KONI KBB menyebutkan bahwasanya para calon ketua harus mendapatkan suara dukungan 20% dari cabang olahraga yang tergabung di KONI KBB, pertanyaannya” apakah Tim Panitia telah membentuk Tim Khusus yang bertugas untuk memferivikasi  setiap cabang olahraga yang tergabung di KONI KBB? karena diduga adanya Cabang Olahraga  hanya sebatas diatas kertas”,jelasnya.

Masih Kata Bambang, “Adanya Isu tentang salah satu calon Ketua Umum KONI KBB adalah diduga seorang ASN, pertanyaanya” apakan Tim Panitia Penjaringan KONI KBB menkedepankan  Undang-Undang nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional Pasal 40, kemudian dijabarkan lagi dalam Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Olahraga dan ditegaskan kembali dalam SE Mendagri Nomor 800/2398/SJ tanggal 26 Juni 2011 tentang rangkap jabatan dan Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2014 tentan ASN. “Khususnya tentang pengertian pegawai ASN dan PNS sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 2 dan angka 3. Serta, Pasal 13, Pasal 14, dan Pasal 15 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU No 5 Tahun 2014 yang mengatur tentang jabatan ASN ?”,Terangnya.

“Hal tersebut saya sampaikan untuk kemajuan sistem keolahragaan yang ada diwilayah kabupaten bandung barat lebih  baik lagi, dan terus berprestasi dengan tujuan untuk penyelamatan atlit olahraga serta para atlit bukan untuk dieksploitasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang hanya untuk mementingkan kepentingan pribadi serta syahwat politiknya, dan kami berharap semoga kedepan KONI KBB semakin MAJU”, Pungkas Bambang.[red]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed