Gratiskan Website, Yusep Maulana Bantu Panti Asuhan dan Pesantren untuk Go Digital

Edukasi, Ragam238 views

REPUBLIKAN, Garut – Panti Asuhan dan pesantren adalah lembaga pendidikan dan sosial yang membutuhkan akses informasi untuk bisa mendatangkan donatur supaya lebih dipercaya terkait keberadaan dan aktivitasnya.

Selain menggunakan media sosial ditambah juga dengan adanya website bisa lebih membantu penyerbaran informasi kepada masyarakat luas terkait kegiatannya. Bahkan di pesantren banyak santri yang berprestasi serta memiliki potensi luar biasa, itu perlu dipublikasi oleh pesantren sebagai salah satu cara mendukung santri dalam berkarya.

Kini digulirkan program pembuatan Website Gratis untuk Panti Asuhan dan Pesantren yang diluncurkan oleh seorang ahli IT asal Garut yaitu Yusep Maulana pemilik Perusahaan IT ‘Mobidu’, yang akan membantu ponpes dan panti asuhan untuk Go Digital.

Adapun syarat memperoleh layanan pembuatannya, menurut Yusep Maulana kepada media di kantornya di Rancabango Estate, Selasa (03/01/2023), diantaranya; pesantren/ Panti asuhan harus memiliki ijin, memiliki komitmen untuk penerapan digitalisasi, memiliki akun media sosial, dan pesantren/panti asuhan yang kreatif serta kurang mampu/ keterbatasan.

Sedangkan untuk bergabungnya dengan cara Follow akun instagram @oyusep, mengisi formulir dan mengikuti proses verifikasi.

Diterangkan Yusep Maulana yang juga CEO PortalGo, bahwa program Website Gratis ini bukan pertama kali digulirkan tapi sudah dilakukan sejak 4 tahun lalu, akan tetapi pandemi membuat semua terhenti, dan sekarang 2023 akan dimulai kembali. Tetapi untuk mengawalinya kembali akan didahulukan untuk daerah Garut terlebih dahulu meskipun peluang untuk diluar kabupaten Garut juga.

“Memang jika dihitung untuk biaya pembuatan website membutuhkan budget jutaan rupiah, akan tetapi Yusep Maulana memberikannya secara sukarela. Urusan rejeki sudah ada yang ngatur Allah akan memberikan rejeki dari yang lain, jadi mohon doanya saja saya disehatkan dan dilancarkan rejekinya supaya bisa terus bisa berbagi,” Yusep Maulana memungkas. [Jabi]

Comment