Acungkan Senjata Api ke Anggota TNI oleh Oknum Penggusuran di Riung Bandung

Hukum218 views

REPUBLIKAN, Bandung – Kasus Penggusuran, Penguasaan, Pengerusakan, Pemagaran, Dan Perobohan lahan seluas, di Jl. Riung Bandung Raya 3, Cimamokolan, Rancasari Kota Bandung, berbuntut panjang. Terduga pelaku Penggusuran, Penguasaan, Pengerusakan, Pemagaran, Dan Perobohan, Toto Hutagalung, dilaporkan ke Polda Jabar, oleh anggota TNI Sertu Parulian Simbolon. Pasalnya, Toto yang dikenal akibat kasus penyuapan mantan Walikota Dada Rosada, sepuluh tahun lalu itu, mengancam pelapor dengan senjata api.

Laporan diterima oleh Kepala Siaga II SKPT Polda Jabar, Kompol Sulman Aziz, di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jabar, Jl. Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (20/6/2023). Saat melapor, Parulian didampingi langsung sama saksi-saksi yang melihat pengacaman tersebut,

Menurut pelapor, kasus ini bermula saat pelapor Parulian mendatangi kantor hukum kawannya –advokat Nunung Nurhayati untuk menemani adiknya Sandro Simbolon yang juga pengacara mengambil sejumlah berkas, di Riung Bandung Raya 3, yang ternyata sudah dipagar sekelompok orang. “Ketika kami berada dalam ruangan kantor Ibu. Nunung, kami didatangi sekolompok orang yang diduga angota polisi, kami tanyakan tentang siapa yang melakukan pemagaran kantor ini sekelompok orang itu menyatakan tidak tau, kemudian Saudara Toto Hutagalung keluar dari kantornya yang terletak di sebelah kantor Bu Nunung. menyatakan saya yang memagar ini, Kemudian Kami meminta baik-baik agar pagar itu dibongkar, namun Toto selalu menjawab dengan menantang “saya yang memagar ini emangnya kenapa” dan terjadi cekcok mulut yang selanjutnya dilerai oleh saudara Sandro Simbolon dan mengarahkan saudara Toto Hutagalung untuk kembali kekantornya agar tidak terjadi keributan,”

Saat berjalan ke arah kantor Toto, ia mengatakan akan menembak Parulian. “Saat itu Saudara Toto mengatakan ‘belum tau saya, Saya bedil kamu’, dan sontak saat itu Pa Parulian mengejar Saudara Toto dan menanyakan mana senjatanya. Toto mengatakan ‘tunggu’ seraya menyuruh anak buahnya mengambil tas yang berada di mobil dan kemudian diserahkan ke saudara Toto. Dari dalam kantornya ia mengacungkan senjata api dan mengatakan ‘Saya akan tembak kamu’ ke arah Pa Parulian, namun berhasil dilerai kembali oleh saudara Sandro Simbolon,”

Seperti diketahui, kasus ini mencuat pasca terjadinya Penggusuran, Penguasaan, Pengerusakan, Pemagaran, Dan Perobohan lahan di Jl. Riung Bandung Raya 3, Cimamokolan, Rancasari Kota Bandung yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang, yang dibantu diduga oknum aparat pertengahan Mei lalu. Beberapa warga, melaporkan kasus ini ke Polda Jabar, dan sedang dalam proses di Polda Jabar. Beberapa Warga pun sudah mengajukan Permohonan Perlindungan ke Menko Polhukam, Mentri Pertahanan, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Panglima Kostrad, Puspom AD, Pangdam III/Siliwangi, dan Polisi Militer Daerah Kodam III/Siliwangi.[rl/dd]

Comment