Brace Untuk Kota Bandung, Kondisi Yang Tidak Baik Baik Saja

Hukum, Peristiwa, Politik1,205 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung – Dalam istilah sepak bola, brace dimaknai seorang pemain yang mampu mencetak 2 (dua) goal bagi team yang dibelanya di dalam satu pertandingan, istilah brace sendiri dalam bahasa Inggris adalah penguatan.

Peristiwa terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)terhadap Yana Mulyana yang menjadi Wali Kota Bandung dengan menggantikan Oded M Danial sebagai Wali Kota sebelumnya setelah wafat saat masih menjabat pada Desember 2021 kemarin, menandakan sudah dua kali kepemimpinan daerah kota Bandung tersandung kasus korupsi, setelah Dada Rosada juga tersangkut kasus Korupsi di tahun 2013 silam.

Irzal Yanuardi Selaku Ketua DPC REPDEM Kota Bandung (Dewan Pimpinan Cabang Relawan Perjuangan Demokrasi Kota Bandung), pada kesempatanya menuturkan, ” Dua kali (brace) kepemimpinan Daerah Kota Bandung yang juga keduanya hasil pemilihan kepala daerah secara langsung, membuktikan bahwa Kota Bandung sedang mengalami kondisi yang tidak baik baik saja”,ujarnya, Minggu (16/4/2023)

“Di balik segudang persoalan nya yang masih terus melanda kota Bandung, seperti Kemacetan, salah urus sampah, banjir di musim hujan, hingga lapangan pekerjaan yang masih sulit didapatkan, ternyata Kota Bandung juga mengalami krisis kepemimpinan yang cakap dan bersih dari korupsi”,jelasnya.

Lanjut Aktivis pro Demokrasi ini, “Sangat membuat hati miris ketika Kota Bandung yang terkenal sebagai Kota Intelektual dengan beberapa nama besar kampus ternama dan menghasilkan ribuan cendekiawan baru di setiap tahun nya ternyata masih belum mampu melahirkan sosok kepemimpinan tangguh, cendekiawan dan juga anti korupsi”,ucapnya.

“Memasuki tahun politik di mana salah satu nya Kota Bandung juga akan menghadapi suksesi kepemimpinan daerah tentunya sudah menjadi harapan besar warga Kota Bandung ke depan nya dipimpin oleh seorang Wali Kota yang memiliki pemahaman sangat tinggi tentang teknis tata kelola Kota dalam mengatasi kemacetan, sampah, banjir dan minimalisnya ketersediaan lapangan pekerjaan, serta persoalan persoalan lainnya”,terangya.

Masih kata Irjal Yanuardi, “Selain mampu mengatasi persoalan inti Kota Bandung di atas warga Kota Bandung juga tentu nya berharap Wali Kota Barunya adalah seorang yang kapasitas intelektual mumpuni, tegas dan bebas dari Korupsi, karena selain wajib hukumnya Kota Bandung keluar dari segala persoalan persoalan yang selalu menghantuinya juga jangan sampai mendapat Hatrick dalam persoalan Korupsi”,katanya.[red]

Comment