Universitas Muhammadiyah Bandung Menggelar Pengabdian Masyarakat Hibah Kemenristekdikti

Edukasi605 views

REPUBLIKAN, Bandung – Program Studi Ilmu Komunikasi dan Tekhnologi Pangan Halal menggelar kegiatan pengabdian Masyarakat (PKM) di desa Bojong Manggu kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung, Senin (7/10/2024).

Dengan mengangkat Tema Pendampingan Mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Sorgum Dalam Mengelola media pemasaran dan pengembangan Produk Olahan Sorgum.

Pada sambutannya Ulfa Yuniati, S.Ikom.,M.Si mengungkapkan jika tujuan diselenggarakannya di desa Bojong Manggu agar sorgum sebagai produk lokal lebih dikenal masyarakat bahkan go internasional menggantikan tepung terigu. Meningkatkan perekonomian indonesia melalui UMKM, ketahanan pangan, dan Priority SDGS.

Prioritas SDGS seperti yang disampaikan Ulfa Yuniarti Selaras dengan komitmen global dan nasional dalam upaya menyejahterakan masyarakat yang memiliki 17 tujuan yang saling terkait dan saling mendukung berbagai tantangan global diantaranya, kelaparan, kemiskinan, kesenjangan, pendidikan berkualitas pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Kegiatan PKM yang didanai langsung oleh Kemenristekdikti tersebut, menghadirkan pemateri sesuai bidang keilmuan. Pada Minggu pertama pendampingan kepada 13 KWT Sorgum dilaksanakan oleh dosen Prodi Ilmu komunikasi yaitu Ulfa Yuniarti S.Ikom.,M.Si selaku ketua dan Resti Ernawati S.Sos, M.IKom dengan materi terkait pengelolaan media pemasaran melalui penyusunan Content Pillar kegiatan dilanjutkan dengan praktek pembuatan konten disertai pembuatan Copywriting menggunakan bantuan Chat GPT. Minggu kedua pendampingan dilakukan oleh Dr. Khairiah, SP., MT selaku dosen Tekhnologi Pangan dengan pemberian materi terkait pemilihan kemasan yang tepat untuk Beras dan Tepung Sorgum agar kondisi produk tetap terjaga dan lebih tahan lama. Materi dilanjutkan dengan prkatek pengembangan produk olahan Sorgum.

Kebermanfaan dan keberlanjutan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sangat diharapkan oleh Katua KWT Melati Sorgum sekaligus pemilik Brand Abah Sorgum terutama dalam memperkenalkan Sorgum kepada masyarakat melalu pemasaran media sosial dan diservikasi dari olahan Sorgum “Kami berharap produk kami semakin dikenal oleh masyarakat, dikonsumsi oleh masyarakat dari mulai menengah ke bawah dan menengah ke atas, semua masyarakat tersentuh oleh makanan sehat ini. Dan saya yakin, dan kami yakin bahwa makanan ini merupakan makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Dan mudah-mudahan produk-produk kami bisa dikembangkan lebih banyak lagi dan lebih dikenal lagi, dan lebih banyak diterima oleh mmasyarakat”ungkap Hj.Neneng Supriyatiningsih, M.Pd.

Pengabdian Kepada Masyarakat yang berlangsung dari bulan Agustus hingga November tersebut akan diakhiri dengan penyerahan peralatan sesuai dengan kebutuhan Mitra untuk mendukung Pengembangan produk olahan berbahan dasar Sorgum.[rls]

Comment

News Feed