BUMDes Babakanjaya Berkolaborasi dengan Swasta, Target Jadi Ikon Ekonomi Parungkuda

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Grand opening Dealer Bahana BUMDes Bebeja Berkah Salawasna hasil kolaborasi dengan Yamaha. berlangsung meriah di halaman Kantor Desa Babakanjaya Minggu (4/5/2025).

Kerja sama ini menjadi terobosan penting bagi BUMDes Babakanjaya dalam memperkuat perekonomian desa melalui kemitraan dengan sektor swasta.

“Alhamdulillah, BUMDes Bebeja Berkah Salawasna berhasil berkolaborasi dengan Yamaha. Hari ini, grand opening Dealer Bahana BUMDes Bebeja berjalan lancar dan penuh antusiasme,” ujar Evi Kusmiati, Direktur Utama BUMDes Bebeja Berkah Salawasna Kepada republikan.co

Evi mengungkapkan, Desa Babakanjaya menjadi desa pertama di Kecamatan Parungkuda yang berhasil berkolaborasi dengan pihak swasta. Hingga saat ini, BUMDes Bebeja masih bergerak secara mandiri tanpa menggunakan Dana Desa (DD).

“Kami ingin memastikan masyarakat lebih mudah memiliki kendaraan roda dua,” jelas Evi.

BUMDes Bebeja juga membuka pintu bagi perusahaan swasta lainnya yang ingin bermitra untuk memperkuat sektor ekonomi desa.

“Kami masih membuka peluang bagi perusahaan lain yang ingin berkolaborasi dengan BUMDes Bebeja Berkah Salawasna. Semakin banyak mitra, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ungkapnya.

BUMDes Bebeja telah berupaya membangun kerja sama dengan beberapa perusahaan besar, termasuk PT Kino sebagai supplier bahan material dan produk industri lainnya. 

Hal serupa juga dikatakan Arif Lesmana, Wakil Ketua BUMDes Bebeja, bahwa salah satu program unggulannya adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam kepemilikan kendaraan roda dua. “Melalui kerja sama dengan Yamaha, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan kendaraan,” ujar Arif

Meskipun program ini masih dalam tahap pengembangan, pihak BUMDes telah mempertimbangkan solusi untuk warga yang terkendala BI checking atau memiliki kendala finansial saat pengajuan kredit motor.

“Kami melihat bukan hanya dari individu, tetapi juga dari tempat mereka bekerja. Jika ada kendala, kami akan mencari solusi agar tetap bisa membantu masyarakat,” tambahnya. (Dev).

Comment