Munas JMSI ke 2: Menakar Peran Media Siber dalam Menjaga Terang Informasi Nasional

Ragam585 views

REPUBLIKAN, Jakarta – Di tengah tantangan disrupsi informasi yang kian kompleks, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 di Jakarta, Sabtu (21/6/2025). Mengusung tema “Bikin Terang Indonesia”, pertemuan nasional ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi kekuatan media siber untuk merespons perubahan ekosistem informasi.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tubagus Ace Hasan Syadzily, membuka acara dengan menekankan pentingnya memperkuat ketahanan siber sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional.

“Kita harus memiliki pemahaman komprehensif terhadap ancaman geopolitik global yang masuk melalui ranah digital, termasuk media siber,” ujar Tubagus Ace dalam pidatonya.

Sejumlah tokoh hadir dalam Munas ini, antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Juru Bicara Presiden ke-4 RI Gus Dur, Adhie Massardi, serta Wakil Ketua Dewan Pers Dr. Totok Suryanto.

Dalam paparannya, Nezar menyoroti eskalasi misinformasi dan disinformasi di ruang publik, termasuk melalui teknologi kecerdasan buatan (AI). Ia menyebut bahwa salah satu dari tiga risiko global tertinggi saat ini adalah penyebaran informasi palsu.

“Dunia kehilangan aktor yang menyajikan data dan fakta. Maka kehadiran media profesional menjadi penting sebagai penjaga integritas informasi,” kata Nezar.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan menyebut agenda utama Munas meliputi laporan kegiatan, revisi AD/ART organisasi, serta pemilihan ketua umum baru.

“JMSI bukan sekadar jaringan media, tapi juga mitra pemikiran strategis untuk masa depan ekosistem informasi di Indonesia,” ujar Totok Suryanto menambahkan.

Munas ini diharapkan menghasilkan rekomendasi penting dalam memperkuat peran media siber di tengah krisis informasi serta mengawal pembangunan nasional berbasis kebenaran data.[R]

Comment