Hj. Nadahriyawati dan Suami yang Sakit Stroke Tetap Tuntaskan Haji: Kami Dilayani Luar Biasa, Terimakasih PPIHD Sukabumi

Pemerintahan6,202 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Tangis haru menyambut kepulangan jemaah haji asal Sukabumi. Salah satu kisah paling menyentuh datang dari pasangan Kloter 18, Bapak H. Suyanto dan Ibu Hj. Guli Nadahriyawati.

Meski suaminya dalam kondisi stroke, H. Suyanto tetap mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Semua dijalani dengan kesabaran dan semangat yang kuat, serta dukungan dari sang istri tercinta.

“Alhamdulillah, perjalanan kami ke Mekah berjalan lancar. Walaupun suami saya dalam kondisi cukup lemah, atas izin Allah, semua proses ibadah dimudahkan,” ujar Ibu Nadahriyawati saat tiba di Sukabumi, Kamis (26/6/2025), dengan mata berkaca-kaca.

Pasangan ini mengaku sangat terbantu dengan pelayanan dari panitia haji Sukabumi dan Kementerian Agama Sukabumi yang mendampinginya sejak keberangkatan, kemudian selama di Mekah, hingga kepulangan ke Tanah Air. Ibu Nadahriyawati juga menyampaikan rasa syukurnya karena meski sempat sakit, ia tetap bisa menyelesaikan seluruh ibadah.

“Terima kasih atas perhatian, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan PPIHD yang luar biasa. Semuanya maksimal,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Sukabumi, H. Abdul Manan, menanggapi apresiasi ini dengan penuh haru. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga H. Suyanto atas kepercayaan dan keteguhan hati dalam menjalani ibadah.

“Kami, panitia haji bersama Kemenag Kabupaten Sukabumi, sangat mengapresiasi Bapak H. Suyanto dan Ibu yang begitu sabar dan kuat menjalani ibadah meski dalam kondisi yang tidak mudah. Kami berkomitmen untuk terus memberi pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, termasuk mereka yang membutuhkan pendampingan khusus,” ujar Abdul Manan.

Kisah ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tak menghalangi seseorang menunaikan rukun Islam kelima, jika dijalani dengan ikhlas, sabar, dan penuh doa. Sebuah inspirasi yang tak hanya menggugah hati, tapi juga jadi teladan bagi semua.    (Dev).

Comment