Tia Fitriani DPRD Jabar gelar Sosialisasikan Perda No. 9 / 2014 Tentang Ketahanan Keluarga di Desa Cipeujeuh

Politik510 views

REPUBLIKAN, Kab Bandung – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem, Dra. Hj. Tia Fitriani, kembali menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No. 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kampung Cilandak RT 02 RW 04, Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (3/7/2025), dihadiri sejumlah elemen masyarakat. Hadir di antaranya Kepala Desa Cipeujeuh Deden Gofaro, Kader PKK, kader Posyandu, Karang Taruna, perwakilan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Barat, relawan Dulur Satia, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, Tia Fitriani menegaskan bahwa Perda No. 9 Tahun 2014 hadir sebagai upaya serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat yang sejahtera.

“Ketahanan keluarga sangat penting. Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan sosial, ekonomi, budaya, dan teknologi informasi, keluarga menjadi pihak yang paling rentan. Maka Perda ini menjadi salah satu alat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membangun keluarga yang tangguh,” ujar Tia Fitriani.

Politisi perempuan dari Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung) ini juga menyoroti berbagai persoalan krusial yang saat ini masih banyak dihadapi keluarga-keluarga di Jawa Barat, di antaranya tingginya angka stunting, maraknya pernikahan usia dini, perceraian, penyalahgunaan narkoba, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Banyak permasalahan yang bersumber dari lemahnya ketahanan keluarga. Kita ingin Perda ini tidak hanya jadi wacana, tapi benar-benar dipahami masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Tia juga berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa hingga organisasi masyarakat, dapat bersinergi dalam mendukung implementasi Perda ini di lapangan.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan keluarga sebagai basis penguatan moral, pendidikan, dan perlindungan terhadap generasi penerus. Dengan keluarga yang kuat, kita akan mencetak masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya.

Acara sosialisasi ini berlangsung dengan antusias. Para peserta turut berdiskusi aktif, menyampaikan masukan, dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di wilayah lain sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.[R]

Comment