Anggota DPRD Jalil Abdilah Soroti Nasib Warga Munjul Belum Merdeka! Janji Ganti Rugi Belum ditepati

Peristiwa1,607 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Di tengah semarak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, kisah pilu datang dari warga terdampak proyek Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi 2. Mereka merasa belum merdeka akibat janji ganti rugi yang tak kunjung ditepati, Sabtu (16/8/2025).

Salah satu kisah menyentuh datang dari keluarga Ibu Eem, warga Kampung Kembang Kuning, RT 03/06, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar. Rumahnya mengalami pergeseran tanah dan longsor akibat proyek tol, memaksanya tinggal di tempat tidak layak selama empat tahun. Bahkan, sempat dikabarkan tinggal di bekas kandang domba.

Awalnya, pihak pengembang meminta warga pindah sementara dan menjanjikan bantuan kontrakan selama satu tahun. Namun, menurut warga, bantuan itu hanya bertahan tak lama. Hingga kini, Ibu Eem belum menerima dana kompensasi atas dampak proyek tersebut.

Yandi Bohil (35), pihak keluarga Ibu Eem, mengaku lelah dengan janji-janji yang tak kunjung ditepati.

“Janji sebulan dua bulan, tapi tidak ada kepastian. Saya sudah bolak-balik ke kantor PPK, tapi jawabannya selalu sama. Kami seperti dibodohi,” ujar Yandi.

Yandi kini tinggal berdesakan bersama tiga keluarga, total 13 orang, di rumah sementara yang jauh dari layak huni. Ia bahkan terpaksa menjual barang-barang miliknya demi bertahan hidup.

Menanggapi kondisi ini, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi 1 Fraksi Partai Demokrat, Jalil Abdilah, menyampaikan keprihatinan mendalam dan mendesak pihak pengembang serta pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan masalah ganti rugi secara adil dan transparan.

“Ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini soal kemanusiaan. Warga terdampak berhak atas kepastian dan perlindungan. Jangan biarkan mereka menunggu tanpa ujung,” tegas, Jalil.      (R)

.

Comment