Dinas PU Sukabumi Turun Langsung Inventarisasi Dampak Banjir Ciparanje 

Pemerintahan575 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Sukabumi memicu meluapnya Sungai Ciparanje. Luapan air yang melintasi Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud tertahan oleh aliran Sungai Cibuni di bagian hilir, sehingga menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian produktif di kawasan Denuh terendam banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan atas instruksi langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar.

“Hari ini kami meninjau langsung dampak banjir akibat meluapnya Sungai Ciparanje atas perintah Pak Bupati. Kami diminta untuk terjun langsung menginventarisasi dan mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian ini,” ujar Uus, (22/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PU didampingi oleh Camat Tegalbuleud, jajaran Bidang Sumber Daya Air (SDA), Babinsa, serta Kasi Trantibum setempat.

Uus menjelaskan, pendataan tidak hanya fokus pada kerugian materiil masyarakat, tetapi juga menyangkut teknis penanganan infrastruktur ke depan. Pihaknya akan mengkaji apakah normalisasi atau perbaikan tanggul nantinya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Sesuai arahan Pak Bupati, kami melakukan pendataan baik dari sisi kerugian maupun penanganannya. Terlepas nantinya itu menjadi kewenangan provinsi, atau Pemda Kabupaten Sukabumi, namun intinya kami merespon kejadian ini,” jelasnya.

Ia menegaskan, Bupati Asep Japar memiliki perhatian serius terhadap persoalan banjir langganan di Tegalbuleud agar tidak terus terulang setiap tahun.

“Prinsipnya Pak Bupati sangat peduli dengan persoalan ini. Harapannya, ke depan bisa ditangani dengan baik sehingga banjir yang terjadi hampir setiap tahun ini tidak terulang kembali,” tandasnya.

Comment