Dewan Teddy Setiady Serap Aspirasi Warga Pondokkaso Landeuh di Reses II DPRD Sukabumi

Pemerintahan258 views

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Teddy Setiady, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang 2026 di Sekretariat RW 08 Kampung Ciutara, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Rabu (3/6/2026). Ratusan warga hadir dan menyampaikan beragam persoalan, mulai dari infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga mitigasi bencana.

Teddy mengatakan reses adalah bagian dari tugas anggota dewan untuk mendengar langsung suara masyarakat.

 

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Teddy Setiady, saat melaksanakan kegiatan Reses II

“Alhamdulillah pada hari ini saya melaksanakan reses kedua di Desa Pondokkaso Landeuh. Banyak aspirasi yang masuk, mulai dari persoalan longsor, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Semua masukan ini menjadi perhatian serius bagi saya,” ujarnya.

Warga berharap adanya pembangunan tembok penahan tanah, drainase, serta program mitigasi bencana berkelanjutan. Selain itu, mereka juga meminta peningkatan jalan desa, saluran air, penerangan jalan umum, dan fasilitas pendukung lain yang menunjang aktivitas sehari-hari.

Teddy menambahkan, beberapa aspirasi sebelumnya sudah terealisasi, seperti pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan jalan lingkungan, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah beberapa aspirasi yang sebelumnya disampaikan masyarakat sudah dapat direalisasikan. Mulai dari PJU, program pemberdayaan, hingga pembangunan jalan lingkungan,” ungkapnya.

Isu lain yang muncul adalah program Koperasi Desa Merah Putih. Warga berharap koperasi benar-benar memberi manfaat, dikelola transparan, dan sesuai aturan. Teddy menjelaskan regulasi koperasi tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun masukan warga tetap penting sebagai bentuk kepedulian.

“Masalah Koperasi Desa Merah Putih ini lebih kepada regulasi karena domainnya dari pemerintah pusat. Ada beberapa masukan agar pelaksanaannya lebih baik dan tidak merugikan masyarakat,” jelasnya.

Reses ditutup dengan dialog terbuka. Teddy berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin agar setiap persoalan bisa segera diperjuangkan.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar sampai dan diperjuangkan. Karena pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat,” katanya. (R).

Comment