SMAN 1 Parungkuda Gelar Aksi Ekologi di Penutupan MPLS Palagan Bojongkokosan Jadi Titik Utama

 

REPUBLIKAN, SUKABUMI – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Parungkuda diisi dengan aksi ekologi bersama sejumlah sekolah lain, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang menanam pohon, merawat tanaman, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala SMAN 1 Parungkuda, Hj. Dian Rosdiana, S.Pd., M.Ak.., mengatakan aksi ekologi bertujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak dini.

“Kami ingin anak-anak terbiasa mencintai lingkungan, mulai dari kebersihan, kerapihan, hingga penanaman pohon,” ujar Dian.

Ia menambahkan, aksi ekologi di sekolahnya sudah rutin dilakukan setiap Selasa. Namun kali ini digelar lebih besar karena melibatkan gabungan sekolah, seperti SMAN Cicurug, SMAN Parakansalak, SMAN Cisdahu, dan SMK 1 Bojonggenteng. Lokasi kegiatan dipusatkan di Palagan, Sukabumi.

Acara dihadiri para kepala sekolah, Forum Komunikasi Kecamatan, Danramil, Kapolsek, serta pejabat dari Provinsi Jawa Barat. Hadir pula Kabin Pengembangan Potensi Desa dan Sekdis Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Sekdis DPMD Provinsi Jawa Barat, Lisa Aprianti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penugasan dari Gubernur kepada pejabat provinsi untuk ikut serta dalam aksi ekologi di penutupan MPLS.

“Kami bersama-sama menanam, membersihkan, dan menjaga ekosistem di lokasi yang dipilih,” kata Lisa.

Ia menambahkan, lokasi Palagan dipilih karena memiliki nilai sejarah perjuangan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga mengenalkan sejarah kepada siswa.

“Harapannya anak-anak bisa belajar mandiri, menghargai sejarah bangsa, dan menumbuhkan rasa kepedulian,” ucap Lisa.

Kegiatan ditutup dengan pesan agar aksi ekologi menjadi tradisi baik yang terus dijaga di masa depan. (Bud).

Comment