SMAN 9 Bandung Tuntaskan Tahap I SPMB 2025 Tanpa Kendala, Lanjutkan Tahap II Seleksi

Edukasi560 views

REPUBLIKAN, Kota Bandung — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Jawa Barat terus menunjukkan perbaikan dari segi teknis maupun koordinasi antarinstansi. Memasuki hari keempat pelaksanaan, proses penerimaan siswa di SMAN 9 Bandung tercatat berjalan tanpa hambatan berarti.

Plt Kepala SMAN 9 Bandung, Drs. H. Yudin Wahyudin, M.Pd., mengungkapkan bahwa tahap pertama yang dimulai sejak 10 Juni berlangsung sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Selama pelaksanaan tahap pertama ini, tidak ada kendala teknis yang mengganggu proses seleksi. Semua berjalan lancar dan sistem sudah jauh lebih stabil dibanding hari-hari awal,” ujar Yudin saat ditemui pada Jumat (13/6/2025).

Tahap pertama SPMB mencakup tiga jalur utama yakni domisili, afirmasi (untuk keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas), serta jalur mutasi (anak guru atau perpindahan tugas orangtua). Seleksi tahap ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 16 Juni mendatang.

Hamdan Kurnia, M.Hum., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas sekaligus Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), menambahkan bahwa seluruh proses berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Setelah masa seleksi selesai, dewan guru akan melakukan rapat penetapan hasil pada 18 Juni. Hasil seleksi akan diumumkan ke publik keesokan harinya, 19 Juni. Peserta yang lolos dapat melakukan daftar ulang mulai 20 hingga 23 Juni 2025,” jelas Hamdan.

Bagi calon siswa yang belum berhasil di tahap pertama, masih tersedia peluang pada tahap kedua. Pendaftaran tahap kedua akan dibuka mulai 24 Juni hingga 1 Juli 2025, dengan sistem seleksi berbasis jalur akademik dan non-akademik. Tes seleksi akan digelar pada 3 dan 4 Juli, disusul pengumuman hasil pada 9 Juli, serta daftar ulang pada 10–11 Juli.

Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026 yang akan dimulai pada 14 Juli, SMAN 9 Bandung telah mempersiapkan diri secara matang. Sekolah ini membuka delapan rombongan belajar dengan total daya tampung 288 siswa baru.

Tak hanya fokus pada seleksi, sekolah juga menjalin kemitraan strategis untuk mendukung proses pendidikan. Salah satunya adalah kerja sama dengan Lanud Husein Sastranegara, yang diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Ketua Panitia SPMB SMAN 9 Bandung, Irma Dewi Fatimah, S.Pd., menyebut bahwa seluruh proses sosialisasi hingga pelaksanaan SPMB turut melibatkan lintas sektor dan pemangku wilayah.

“Kami menggandeng perwakilan dari TNI AU, Koramil, Polsek, hingga sekolah menengah pertama serta perangkat kewilayahan seperti Kecamatan, Lurah, RW, dan RT. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap proses penerimaan siswa baru,” kata Irma.

Tak ketinggalan, Racham Hidayat, selaku pengawas sekolah, aktif memantau serta terlibat langsung dalam sosialisasi kebijakan penerimaan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan prinsip pemerataan akses pendidikan dan transparansi publik benar-benar terwujud.

Dengan dukungan semua pihak dan persiapan yang matang, SMAN 9 Bandung optimistis dapat menjalankan seluruh tahapan SPMB 2025 dengan lancar hingga akhir, serta menyambut tahun ajaran baru dengan semangat baru dalam dunia pendidikan.[R]

Comment